Polisi berhasil menangkap pelaku kerusuhan di masjid di Sumatera Utara

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,polisi

Polisi berhasil menangkap pelaku kerusuhan di masjid di Sumatera Utara

Sejumlah warga memadati halaman Masjid Al Amin, Jalan Belibis, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu dini hari. (ANTARA/Nur Aprilliana Sitorus)

Medan (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Medan berhasil menangkap pelaku kerusuhan yang menyebabkan kerusakan fasilitas Masjid Al Amin, Jalan Belibis, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Adapun identitas pelaku yakni Alimin Gultom (37), Rizal Situmorang (26), Dedi Manulang (31), Alislon Sinaga (42), dan Leo Fernando Manulang (32).

Baca juga: Ada perusuh di Jakarta yang positif pakai narkoba

Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak, Minggu, mengatakan, penangkapan lima tersangka itu berawal dari penyerahan diri tersangka Manulang dan Sinaga.

Dari hasil pemeriksaan mereka, kata Simanjuntak, didapat beberapa nama yang diduga terlibat dalam pelemparan menggunakan batu, yakni Dedi Manulang, Marpaung, Sihombing, Pakpahan, Jepri Siburian, Adi Marbun, Alimin Gultom, serta Rijal Situmorang.

Dari informasi tersebut, kemudian tim gabungan dari Jatanras Krimum Polda Sumatera Utara, Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Percut Sei Tuan bergerak dan mendatangi rumah mereka.

Dengan didampingi kepala lingkungan dan Kepala Pos Percut Sei Tuan, tim menangkap tersangka lain, yakni Dedi Manulang, Gultom dan Situmorang.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok orang terlibat bentrok di Jalan Belibis, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam.

Kepala Polrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi Jhonny Edison Isir, saat dijumpai ANTARA di lokasi mengatakan, penyerangan itu buntut dari penertiban warung tuak yang dilakukan petugas Satpol PP pada Jumat siang.

Dari penertiban itu kemudian menimbulkan pro dan kontra antar masyarakat setempat. Kemudian sekelompok warga menyerang masjid dan sejumlah rumah warga, yang merusak sejumlah fasilitas masjid dan juga rumah warga.

Baca juga: Kondisi Kapolresta Pekanbaru membaik usai pingsan saat amankan demo

Baca juga: Polisi paksa mundur mahasiswa yang masih berada di Gedung Sate


Pewarta: Nur Sitorus
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar