Pekanbaru (ANTARA) - Jajaran Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru berhasil menyelamatkan 2.159 orang dalam operasi penyelamatan saatkejadian kecelakaan, bencana alam, dan kondisi yang membahayakan manusia sepanjang 2019 di wilayah Provinsi Riau.
Menurut data Basarnas Pekanbaruyang diterima ANTARA di Pekanbaru, Rabu, Basarnas Pekanbaru selama Januari hingga Desember 2019 telah menjalankan 52 operasi SAR di wilayah Provinsi Riau.
Dalam operasi SARitu, BasarnasPekanbaruantara lain menangani 33 kondisi yang membahayakan manusia dan berhasil menyelamatkan 24 orang. Namun ada 33 orang yang meninggal dunia dan dua orang yang tidak diketemukan hingga operasi SARuntuk menangani kondisi-kondisi membahayakan itu dihentikan.
Selain itu, BasarnasPekanbarumelakukan operasi SARdalam 17 kejadian kecelakaan pelayaran yang menyebabkan 14 orang meninggal dunia. Dalam operasi itu 40 orang berhasil diselamatkan.
Dalam operasi SARsaat dua kejadian bencana alam banjir dan tanah longsor yang menyebabkan dua orang meninggal dunia, BasarnasPekanbaruberhasil menyelamatkan 2.135 orang.
Kepala Basarnas Pekanbaru Amiruddin A.S mengatakan personel SARsiaga selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
PetugasBasarnas Pekanbaruselama kurun itu siagaantara lain di Posko Bandara SSK II, Posko Terminal Payung Sekaki Pekanbaru, dan Posko Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru.
Petugas SARjuga disiagakandi Posko Pelabuhan Aliong (Unit Siaga Bagan Siapi api), Posko Pelabuhan Pelindo Dumai, Posko Pelabuhan Sri Gemilang Bengkalis (Pos SAR Bengkalis), Posko Pelabuhan Pelindo Tembilahan (Pos SAR Tembilahan), Mobile Lintas Utara, dan Mobile Lintas Barat.
"Siaga Khusus ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2019 dan berakhir 8 Januari 2020," kata Amiruddin.
Selama masa Siaga Khusus, Basarnas Pekanbaru juga memantau banjir berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), termasuk banjir yang melanda wilayah Pelalawanpada 30 Desember 2019.
Tim Patroli Basarnas Pekanbaru dan BPBD Pelalawan menyalurkan bantuan logistik ke Desa Kuala Terusan, tempat banjir menimbulkan genangan setinggi 60 cm hingga satu meter dan berdampak pada 120 keluarga.
Amiruddinmengatakan bahwa pada akhir tahun 2019 BasarnasPekanbarumenangani satu kondisi membahayakan manusia. Pada 24 Desember 2019, ada satu mobil yang terperosok di bagian Jalan Raya Pekanbaru - Bangkinang KM 38 diDesa Sungai Tarap, Kabupaten Kampar.
Ia menghimbau warga waspada dan berhati-hati saatberaktivitas.
"Karena musibah atau bencana tidak bisa diprediksi kapan terjadi, namun apabila ada suatu kejadian baik bencana atau pun musibah lainnya dapat menghubungi Basarnas Pekanbaru dengan nomor telepon 0761-674821. Kita siaga 24 jam, tanpa dipungut biaya," kata Amiruddin.
Baca juga: VIDEO - Seru, Ketika puluhan anak TK sambangi markas Basarnas Pekanbaru
Baca juga: Banjir lumpuhkan akses ke Kota Pasirpangaraian Rokan Hulu
Berita Lainnya
Dua lelaki remaja tenggelam di Pelabuhan Bengkalis
12 November 2024 8:36 WIB
Tim Basarnas Pekanbaru cari anak buah kapal terjatuh ke sungai
21 August 2024 21:18 WIB
Pemancing tenggelam di Sungai Inhu ditemukan tewas
21 July 2024 5:32 WIB
Basarnas Pekanbaru cari nelayan tenggelam di Sungai Indragiri
12 July 2024 21:18 WIB
Badan SAR Nasional Pekanbaru-PT Angkasa Pura II sepakati pertolongan korban
04 July 2024 20:58 WIB
Kepala Basarnas RI cek kesiapan personel dan alat di Kantor SAR Pekanbaru
31 May 2024 17:12 WIB
Korban jatuh dari Jembatan Siak I ditemukan dalam keadaan tak bernyawa
24 March 2024 14:02 WIB
Tenggelam di Sungai Kampar, Caisar ditemukan meninggal
03 February 2024 20:17 WIB