Nilai tertinggi Ujian Nasional se-Riau ada di SMA Mutiara Harapan

id sma mutiara harapan, UN SMA,RAPP

Gedung SMA Mutiara Harapan (dok Antarariau/19)

Pangkalan Kerinci (ANTARA) - SMA Mutiara Harapan Pangkalan Kerinci binaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berhasil meraih nilai rata-rata tertinggi dalam Ujian Nasional 2019 se Provinsi Riau untuk jurusan IPA maupun IPS.

Untuk jurusan IPA, SMA Mutiara Harapan meraih nilai rata-rata 81,80, sementara untuk jurusan IPS, SMA Mutiara Harapan meraih nilai

rata-rata 78,32.

Untuk jurusan IPS, nilai tertinggi diraih oleh nama Aryondo Christ Rohan Silalahi dimana nilai yang diperolehnya juga merupakan nilai paling tinggi se-Provinsi Riau dengan perolehan nilai Bahasa Indonesia 82,0, Matematika 100, Bahasa Inggris 100 dan Ekonomi 92,5 dengan jumlah nilai 374,5.

Kepala Sekolah Mutiara Harapan Lei Suang baru-baru ini mengatakan untuk jurusan IPS, ini adalah prestasi mengulang seperti tahun lalu. "Kalau tahun lalu untuk IPS kita sudah berprestasi, tahun ini kita bisa mempertahankannya. Dan ternyata tahun ini kita mendapat tambahan prestasi dari jurusan IPA. Tentu kita sangat bahagia dan bangga," ucapnya lagi.

Lei Suang menjelaskan prestasi yang dicapai oleh SMA Mutiara Harapan bukanlah kerja instan. Itu merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi tinggi para guru dalam mempersiapkan anak-anak menghadapi ujian nasional.

Apalagi, katanya, Ujian Nasional telah menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dikarenakan sebagian peserta didik juga mengikuti ujian Cambridge di mana materi dan pendekatan berbeda ujian nasional.

Oleh karena itu, sekolah memberikan kelas pemantapan atau tambahan waktu untuk beberapa bidang studi agar persiapan ujian lebih maksimal.

Di samping itu, katanya, guru memotivasi anak untuk menjadi pembelajar yang bertanggung jawab (responsible learner), di mana anak-anak paham bahwa motivasi terbaik adalah diri mereka sendiri.

Sehingga anak-anak diberikan juga motivasi harus memiliki daya juang yang tinggi agar dapat berhasil dan tidak pantang menyerah, tambahnya.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar