
Tujuh Lakalantas Selama Mudik Di Dumai

Dumai, 21/9 (ANTARA) - Sepanjang musim mudik lebaran 1431 Hijriah ini, di Kota Dumai, Riau, telah terjadi tujuh kecelakaan lalulintas (lakalantas), kata Kepala Bagian Oprasional (Kabag Ops) Polisi Resort Dumai, Kompol Imran Amir, Selasa.
Dibanding tahun 2009 lalu, angka lakalantas tahun ini mengalami penurunan yang sangat signifikan.
"Tahun sebelumnya tercatat sedikitnya 16 kasus dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah," terangnya.
Dari tujuh lakalantas di tahun 2010 ini, satu orang meninggal dunia, dan 11 lainnya luka-luka dengan kerugian material mencapai Rp5.200.000.
"Rata-rata peristiwa lakalantas terjadi di pinggiran Kota Dumai, seperti Bagan Besar, Jalan Perwira dan beberapa kejadian lainnya di dalam kota," katanya.
Menurut dia kebanyakan lakalantas terjadi akibat dari kelalaian dan sikap ugal-ugalan pengendara.
Disisi lain, Kapolres Dumai, AKBP Hersadwi Rusdiono, mengatakan, selama Operasi Ketupat pihaknya menemukan sedikitnya 149 pelanggaran lalulintas.
"Pelanggaran yang ditemukan bermacam-macam antara lain tidak memakai helm, tidak melengkapi surat kendaraan baik itu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)," kata Kapolres.
Dari banyaknya pelanggaran yang terjadi, Kapolres mengatakan, pelanggaran banyak didominasi oleh remaja laki-laki.
Untuk itu, dalam waktu dekat ini usai Operasi Ketupat, Polres Dumai akan melakukan Operasi Zebra yang akan dilakukan pada setiap hari kerja pertama (Senin) dan libur akhir pekan (Minggu).
"Tujuan dilakukannya Operasi Zebra guna menurunkan angka kecelakaan lalulintas serta membangun budaya tertib lalulintas," katanya.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

