Logo Header Antaranews Riau

FBI Kerahkan Sistem Anti-Drone di Seluruh Venue Piala Dunia 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 16:40 WIB
Image Print
Ilustrasi - Piala Dunia 2026. (ANTARA/pri)

Washington (ANTARA) - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat menyatakan akan mengerahkan sistem untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone pada semua fasilitas terkait penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.

"Sebagai bagian persiapan kami, FBI juga memprioritaskan kapabilitas sistem anti-pesawat nirawak (C-UAS). FBI telah bekerja sama dengan mitra federal dan penegak hukum di kota tuan rumah untuk memastikan fasilitas deteksi, pelacakan, dan mitigasi ada di setiap lokasi," kata FBI.

Baca juga: Profil Grup A Piala Dunia 2026: Empat Negara, Empat Kekuatan yang Sulit Diprediksi

Melindungi ruang udara di atas lokasi kegiatan Piala Dunia "sama pentingnya seperti melindungi darat," menurut badan tersebut.

Pada akhir Mei, Dinas Penerbangan Federal AS (FAA) memastikan bahwa badannya, bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman, akan memberlakukan pembatasan penerbangan sementara di atas stadion yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia 2026 dan titik konsentrasi para penggemar sepak bola di seantero AS.

Dinas Rahasia AS, pada awal Juni, mengatakan bahwa tanggung jawab utama terkait keamanan para penonton pertandingan Piala Dunia ada pada otoritas kota dan negara bagian tuan
rumah.

Baca juga: Mengenal Lincoln Financial Field, Stadion Tuan Rumah Enam Laga Piala Dunia

Piala Dunia FIFA 2026 akan dilaksanakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11--19 Juni. Di AS, pertandingan Piala Dunia 2026 akan dilangsungkan di 11 kota.

Sumber: Sputnik



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026