
LSP SMK Dibentuk Untuk Hadapi MEA 2016
Jumat, 15 Januari 2016 14:28 WIB

Kampar, (Antarariau.com) - Upaya Pengembagan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja Indonesia sudah tidak bisa ditunda lagi, mengingat telah diberlakukannya secara penuh perdagangan bebas Asean Economy Community (AEC) serta masuknya Masyarakat Ekonomi Asen (MEA), masyarakat dituntut untuk harus mampu berusaha sendiri dan bersaing dengan Negara lain.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekda Kampar Drs Zulfan Hamid saat membuka acara Sosilisasi Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sekolah Menengah Keuruan Negeri dan Swasta Program 4 tahun Kampar tahun 2016 di Ball Room Tiga Dara Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Jumat (15/1).
Zufan menambahkan, bahwa sertifikasi ini benar-benar sangat perlu diciptakan agar setiap para siswa/i yangh sudah tamat dari SMK baik swasta maupun negeri, mereka bisa mengandalkan keahliannya untuk bisa diterima bekerja di perusahaan-perusahaan minimal perusahaan yang ada di Kampar.
Di samping itu, para lulusan SMK nantinya bukan saja bisa diterima bekerja diperusahaan, para siswa hendaknya juga bisa menciptakan usaha sendiri dan lebih bagus lagi bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Sebab apabila sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan otomatis masuknya MEA nantinya, para lulusan SMK akan mudah bersaing, baik dengan perusahaan-perusahaan maupun dengan Negara lainnya.
Dalam MEA, bukan saja arus perdagangan bebas dalam bentuk barang, namun juga perdagangan bebas tenaga kerja yang memungkinkan SDM asing memasuki lapangan kerja di wilayah Indonesia dari tingkat manajerial hingga tingkat teknisi atau operator. Ancaman tenaga kerja asing ini berpotensi mengancam lapangan kerja Indonesia jika sumberdaya manusia Indoneisa tidak memiliki kompetensi yang memadai untuk bersaing dengan sumberdaya asing.
Dengan demikian Zulfan berharap, dengan adanya LSP SMK ini semoga kedepan para lulusan SMK tidak takut lagi dengan datangnya MEA, karena para lulusan SMK sudah mampu berusaha sendiri dan bersaing dengan Negara lain.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kampar Hj Eva Yuliana,SE yang berkesempatan memberikan sambutan menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi dalam LSP SMK ini sangat tepat menginggat didepan mata datangnya Masyaralat Ekonimi Asean yang maun tidak mau kita harus mampu bersaing bukan ditingkat daerah lagi tetapi di tingkat Asean.
Untuk itu kepada para peserta, yakni Kepsek dan para guru, Eva tersebut berharap, agar nantinya peserta untuk bisa mengikuti sosialisasi dengan baik, agar nantinya pembelajaran yang diberikan bisa diterapkan di sekolah masing-masing. Sebab di samping berhubungan dengan MEA, hal ini juga sangat berkaitan dengan Lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar pilar kedua yakni Penigkatan Ekonomi Kerakyata.
“Apabila hal ini bisa diterapkan di setiap SMK, Insyaallah setiap SMK tersebut nantinya bisa menciptakan lulusan-luslusan yang berkualitas memiliki keahlian tersendiri. Dengan catatan para gurunya juga memiliki kualitas SDM yang bagus,’’ucapnya.
Kemudian, dengan LSP juga mengacu pada program Pemda Kampar dalam program Rumah Tangga Madiri Pangan dan Energi (RTMPE), dengan RTMPE nantinya para lulusan SMK tidak lagi para lulusan SMK untuk berlomba-lomba ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab hasil RTMPE jauh lebih banyak dibandingan dengan Gaji para PNS apabila hal ini bisa dijalankan dengan sebaik mungkin.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Labupaten Kampar Drs H Nasrul Zein MPd dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai 14 sampai 15 Januari di Tiga Dara Kubang Jaya Siak Hulu. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah para kepala Sekolah dan Guru dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta dan SMK Negeri se-Kabupaten Kampar sebanyak 101 orang, dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran para siswa dan siswi SMK yang ada di Kampar. (adv)
Pewarta : Kampar, (Antarariau.com) - Upaya Pengembagan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja Indonesia sudah
Editor:
Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026

