Logo Header Antaranews Riau

Korban Asing Tragedi Paris

Senin, 16 November 2015 00:15 WIB
Image Print


- Jerman: Kementerian luar negeri Jerman mengatakan seorang warga Jerman terbunuh tanpa memberikan informasi lebih lanjut.

- Meksiko: Dua warga Meksiko terbunuh, satu berkewarganegaraan ganda dengan Spanyol, kata kementerian luar negeri.

- Maroko: Seorang warga Maroko terbunuh dan seorang lagi mengalami luka, menurut kedutaan di Prancis.

- Portugal: Dua warga Portugal dilaporkan meninggal, menurut pemerintah Lisbon. Satu di antaranya, Manuel Dias, 63, adalah seorang supir yang baru saja menurunkan tiga penumpang di dekat Stade de France, tempatnya tewas.

Yang lainnya adalah Precilia Correia, 35, seorang pekerja FNAC di Paris dan terbunuh di Bataclan, tempat dirinya berada dengan kekasih Pranciss, yang juga terbunuh.

- Rumania: Dua warga Rumania terbunuh, menurut kementerian luar negeri di Bukares, yang hanya memberikan nama depan saja, Ciprian, berusia 32 tahun dan Lacramioara, 29. Keduanya sedang merayakan pesta ulang tahun di Belle Equipe Bistro dan memiliki seorang anak berusia 18 bulan.

- Spanyol: Pihak berwenang Spanyol mengatakan Juan Alberto Gonzalez Garrido, 29, terbunuh saat menghadiri konser di teater Bataclan. Laporan media Spanyol menyebutkan informasi bahwa korban lainnya adalah Jorge Alonso de Celada, yang tewas di sebuah restoran, dan Alberto Pardo Touceda, yang terbunuh dalam serangan saat konser.

- Swedia: Seorang berkebangsaan Swedia terluka akibat tembakan dan seorang lagi terbunuh, menurut kementerian luar negeri Swedia, yang mengatakan pihaknya masih berusaha memastikan informasi tersebut.

- Tunisia: Dua pemudi Tunisia yang tinggal di Creusot, Prancis, terbunuh saat menghadiri ulang tahun temannya di Paris, menurut kementerian luar negeri Tunisia.

- Amerika Serikat: Mahasiswa Universitas Negeri Kalifornia bernama Nohemi Gonzalez, 23, terbunuh dalam serangan tersebut. Ia adalah mahasiswa jurusan desain industri.

Warga AS lainnya dan seorang wanita berkebangsaan Swiss juga dilaporkan mendapat luka, sementara dua warga Brazil mengalami hal yang sama, ujar Presiden Dilma Rousseff.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026