Logo Header Antaranews Riau

Warga Tapung Hilir Usulkan Pembangunan Jalan

Selasa, 13 Januari 2015 15:06 WIB
Image Print

Bangkinang, (Antarariau.com) - Warga Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau mengusulkan pembangunan jalan kepada Eva Yuliana yang merupakan anggota DPRD Provinsi serta istri bupati Kampar Jefry Noer dalam memudahkan mobilitas warga serta pemasaran hasil pertanian.

Kunjungan Eva itu dalam rangka memenuhi janjinya untuk menemui masyarakat. Dengan penuh semangat, ia bersama rombongan menelusuri jalan dari Kecamatan Tapung Hilir sampai ke perbatasan dengan Kabupaten Siak.

Kunjungan dilakukan Eva pada Sabtu (10/1). Ikut serta dalam rombongan yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir Azwan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Indra Pomi didampingi Camat Tapung Hilir H Mulatua SSos, MSi dan beberapa kepala desa di sana.

Ketika bertemua Eva, masyarakat Tapung Hilir mengusulkan pembangunan jalan mulai dari Simpang Libo Baru Kabupaten Siak sampai ke Desa Kota Garo melewati Desa Gerbang Sari, Tandan Sari, Beringin Lestari, Cinta Damai terus ke Kota Bangun.

Selain itu, usulan terhadap rencana pembangunan jembatan rusak di Desa Tapung Makmur, perbaikan jalan yang amblas di Desa Tanah Tinggi, dan sarana pendidikan.

Di perjalanan Eva Yuliana dan Indra Pomi membentangkan peta wilayah melihat titik jalan dan jembatan yang diusulkan masyarakat itu. Eva menyampaikan kepada camat supaya usulan masyarakat dibuatkan proposal secara rinci untuk dikaji dana pembangunan yang diperlukan.
Eva menyatakan akan berusaha untuk dapat menyampaikan dan mengkoordinasikan usulan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, sebab itu menyangkut akses jalan provinsi.

Sementara itu Kepala Bappeda Azwan menyampaikan hasil kunjungannya itu untuk jembatan alternatif di Desa Tanah Tinggi dapat diusulkan untuk anggaran APBD 2016 sebab keperluan dana pembangunan cukup besar.

"Namun 2015 ini akan dikaji apakah beton atau besi. "Saat ini masih ada jembatan kayu yang bisa dilewati sepeda motor," jelasnya.

Sedangkan untuk bangunan Box Culver dari Simpang Membot ke Sikijang Jaya dan dibangun melalui anggaran tahun jamak saat ini kondisinya sudah miring akibat tergerus banjir karena hujan turun terus menerus terjadi belakangan dan perbaikannya akan diusulkan pada APBD-P 2015.


Kadis PU BM Indra Pomi selepas kunjungan itu menyampaikan bahwa usul pembangunan yang merupakan aspirasi masyarakat terhadap kebutuhan jalan pada beberapa titik yang sudah ditinjau langsung itu akan disampaikan ke provinsi, dan saat ini sedang menunggu laporan dari camat tertulis untuk mengkaji dan merinci.

Indra menambahkan setelah ada laporan resmi dari camat maka dinas akan melakukan kunjungan secara teknis kembali. "Untuk pembangunan Box Culvert di Tanah Tinggi sudah masuk pada tahun 2015," ujarnya. (Adv)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026