Logo Header Antaranews Riau

Israel serang Lebanon, 11 warga Palestina tewas termasuk dua bayi

Senin, 7 September 2026 17:01 WIB
Image Print
Arsip foto - Warga yang membawa bendera dan poster Hizbullah berkumpul untuk menghadiri upacara pemakaman anggota Hizbullah yang tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan, di Nabatieh, Lebanon, pada 21 April 2026. ANTARA/Elif Öztürk - Anadolu Agency /pri. (ANTARA/Elif Öztürk - Anadolu Agency /pri.)

Beirut (ANTARA) - Serangan udara Israel di Lebanon selatan kembali menelan korban jiwa. Sebanyak 11 warga Palestina, termasuk dua bayi dan dua petugas medis, tewas, sementara lima orang lainnya terluka dalam rangkaian serangan di Kota Kfar Rumman, Lebanon selatan, pada Ahad (6/9) malam.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan, sembilan orang tewas dan lima lainnya terluka setelah pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara hingga lewat tengah malam. Serangan tersebut menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal tiga lantai milik Dani Farhat, yang berada di dekat bundaran “Komunis” di Kfar Rumman.

Tim penyelamat dari berbagai organisasi kesehatan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Dari reruntuhan bangunan, petugas mengevakuasi sembilan jasad, termasuk dua bayi, serta lima korban luka.

Serangan juga menyasar sebuah kendaraan sipil. Sebuah pesawat nirawak Israel menargetkan kendaraan tersebut dan menewaskan dua petugas medis, yakni Ali Shahrour dan Hadi Farhat, yang berada di dalam kendaraan.

Tak berhenti di Kfar Rumman, pesawat Israel juga melancarkan serangan ke sejumlah wilayah lain di Lebanon selatan, termasuk Kota Nabatieh al-Fawqa dan Arab Salim. Dalam serangan tersebut, sebuah rumah milik warga bernama Musa Sharara dilaporkan hancur.

Rangkaian serangan itu menambah daftar korban di tengah situasi keamanan yang terus memburuk di Lebanon selatan.

Sumber: WAFA



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026