Logo Header Antaranews Riau

Sorotan Dunia: Bad Bunny dan Pertunjukan Super Bowl yang Tak Terlupakan

Rabu, 11 Februari 2026 12:50 WIB
Image Print
Penyanyi Bad Bunny. (ANTARA/Grammy)

Jakarta (ANTARA) - Ketika media sosial sibuk membahas isu-isu seperti skandal Jeffrey Epstein, konflik global dan geopolitik, hingga ramainya warganet Indonesia di platform X yang serampangan memberikan penilaian buku "baik atau buruk", dalam 24 jam terakhir hiruk pikuk tersebut seakan ditimbun oleh aksi rapper Bad Bunny.

Bad Bunny yang tampil mengisi hiburan paruh waktu Super Bowl 2026 di Levi's Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat, memberikan pertunjukan yang langsung jadi perbincangan karena aksi yang tak hanya memukau tapi juga syarat akan budaya dan suara kritik terhadap kondisi politik di Amerika Serikat hari ini.

Musisi berdarah Puerto Rico tersebut tampil dalam kurun waktu 13 menit dengan membawakan lagu-lagu popularnya "Nuevayol", "Baile Inolvidable", hingga "DtMF" yang merupakan daftar lagu yang termaktub dalam album "DeBi TiRAR MaS FOTos" yang menjadi album terbaik tahun ini dalam pergelaran Grammy Awards 2026.

Penyanyi bernama asli Benito Antonui Martinez Ocasio itu menjadi musisi pertama yang menyanyikan lagu berbahasa Spanyol sepanjang penyelenggaraan paruh waktu Super Bowl yang telah berlangsung selama 60 tahun.

Baca juga: Dari Panggung Westlife ke Tips Sehat: Cara Menekan Kadar Kolesterol
Baca juga: Graham Norton Puji Taylor Swift, Buktikan Bakat Sutradara Lewat 'Opalite'

Dalam kesempatan yang tak datang dua kali tersebut, Bad Bunny berjalan dengan bola di tangannya dan membawa pesan di reklame "Satu-satunya yang jauh lebih kuat dari kebencian adalah cinta".




Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026