Logo Header Antaranews Riau

Bupati Kampar Puas Lihat Perkembangan Ternak Sapi

Kamis, 28 Februari 2013 14:23 WIB
Image Print

Tambang, (antarariau.com) - Bupati Kampar Jefry Noer merasa puas dengan perkembangan populasi ternak yang dikelola Syafrizal alumni P4S Desa Pulau dari tiga ekor menjadi 37 ekor dalam waktu beberapa tahun.

"Saya puas dengan pertumbuhan jumlah ternak yang cepat tapi disisi lain sangat menyesalkan kenapa dari dana yang digulirkan Rp50 juta hanya dibeli tiga ekor ternak dari seharusnya bisa delapan ekor," ujar Bupati Jefry di Bangkinang, Kamis.

Seharusnya dari plafon dana sebesar Rp100 juta yang disediakan Bukopin bisa dimanfaatkan seluruhnya sehingga peternak sudah bisa hidup sejahtera.

Hal itu dikemukan Jefry saat meninjau hasil usaha ternak sapi Harapan Kita di Desa Pulau Permai Kecamatan Tambang, bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir Cokro Aminoto MM, Camat Tambang, Rakhmat, S.Sos, Kades Pulau Permai, M Syaftari, AKP Sumarno didampingi sejumlah Kepada desa se-Kecamatan Tambang.

Kendati demikian, Jefry Noer sangat puas dengan hasil perkembangan sapi kelompok ternak. “Ini perkembangan yang cukup bagus, saya sangat puas, namun ke depan agar dapat dikembangkan lagi sesuai dengan perhitungan ekonomi yang ditetapkan Pemkab Kampar, jangan hanya terpaku pada masa pinjaman yang harus dikembalikan," ujarnya.

Ia menyatakan Pemkab Kampar telah melakukan MoU dengan Bukopin untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan pinjaman tersebut, dengan skala usaha yang lebih besar lagi, dari 10 ekor bisa menjadi 20 ekor untuk tahap pinjaman kedua, terangnya.

Disi lain, Jefry meminta kepada Dinas Pertanian dan Peternakan agar merumuskan bagaimana kelompok petani dan peternak di Kampar ini lebih fokus dengan usaha-usahanya dan jangan jadi usaha sambilan, sebab tujuan pemdakab Kampar segera mungkin kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh dapat di zerokan diakhir 2014.

“Kadis Pertanian dan Peternakan agar membuat rumusan bagaimana bunga pinjaman dana bergulir ini tidak dibayar dimuka, tetapi dibayar di akhir pengembalian atau setelah hasil ternak ini berkembang dan dapat memperoleh hasil penjualan,” katanya.

Cokroaminoto, mengatakan ia akan meneruskan apa yang menjadi harapan Bupati Kampar itu dalam membantu masyarakat untuk mengembangkan usaha pertanian dan peternakan juga akan memberikan semua kemudahan dalam proses perkembangan dari pinjaman yang sudah dilakukan.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026