Logo Header Antaranews Riau

Tim Bola Riau Optimis Sabet Medali

Jumat, 1 Juni 2012 20:13 WIB
Image Print

Pekanbaru, (antarariau) - Tim sepakbola PON Riau optimistis mampu mendulang medali PON 2012 setelah beberapa pekan terakhir ini menunjukan kinerja terbaik pascalini depan dibenahi.

"Para pemain sudah dibekali sikap optimistis untuk menang sehingga mereka semangat apalagi setelah ada perbaikan di berbagai lini," kata Direktur Teknik Sepak Bola PON Riau Sutan Harhara di Pekanbaru, Jumat.

Sutan Harhara mengatakan setelah dirinya bersama Ketua Harian KONI Riau Yuherman Yusuf yang melihat langsung pertandingan uji coba dengan tim Rumbai FC, Pekanbaru.

Dia menambahkan, perubahan mendasar untuk lini depan dan belakang yang selama ini rapuh telah mengalami kemajuan yang cukup pesat.

Selama ini penyerang sering terlambat mendobrak palang pintu lawan sehingga gampang dipatahkan karena salah satu penyebabnya kurangnya koordinasi diantara mereka.

Mantan pelatih tim Persikota, Tangerang, Banten itu, mengatakan selain lini depan, pemain di posisi belakang juga harus tangguh dari serangan lawan.

Dia mengatakan, pemain belakang jangan lengah untuk mengantisipasi adanya serangan balik dari lawan yang kadang datang tiba-tiba.

Bahkan lini tengah sudah dianggap baik meski perlu juga peningkatan kerja sama agar alur bola dapat dikontrol dan diberikan kepada penyerang.

Pada PON XVII tahun 2008 di Kaltim dan PON XVI tahun 2004 di Sumsel tim yang dianggap tangguh yakni dari Papua, DKI Jakarta, Jatim, Jabar, Sumut, maupun Jateng yang telah mempersiapkan secara matang.

Sebelumnya, warga berdomisili di Kota Pekanbaru, berharap agar PON XVIII lebih baik ditunda ketimbang menimbulkan rasa malu bagi panitia karena hingga kini belum rampung sejumlah arena pertandingan.

"Dari pada panitia harus menanggung malu, maka sebaiknya pelaksanaan PON XVIII itu ditunda saja," kata Syafril Amri (46) warga Kelurahan Tangjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh ditemui di Pekanbaru, Jumat.

Dia mengatakan, pemerintah Provinsi Riau, seharusnya mencari solusi terbaik agar pelaksanaan PON 2012 berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan semula.

Namun beberapa anggota DPRD Riau menyebutkan bahwa lebih baik PON 2012 ditunda saja hingga Desember 2012 supaya semua arena pertandingan telah selesai dibangun.

Saat ini beberapa arena pertandingan cabang seperti Taekwondo, Sepabola di Kampar, Basket dan Tenis di Pekanbaru belum selesai, pembangunan proyek itu hanya berkisar 50 hingga 69 persen, padahal waktu pelaksanaan PON sudah dekat.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026