Logo Header Antaranews Riau

Badai Washi Sebabkan Cuaca Ekstrim

Senin, 19 Desember 2011 15:02 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kota Pekanbaru, memprakirakan Badai Washi yang terjadi di sebagian Filipina beberapa waktu lalu menyebabkan cuaca di daratan Provinsi Riau cenderung ekstrim.

"Kondisi ekstrim itu lebih disebabkan terjadinya pembelokan angin cukup kencang di wilayah Riau khususnya bagian barat dan timur," kata Staf Analisa BMKG Stasiun Pekanbaru, Aristya Ardhitama di Pekanbaru, Senin.

Ardhitama menguraikan, pembelokan angin di atas permukaan Riau itu menyebabkan terjadinya percepatan pembentukan awan hitam (awan penghujan) yang pada akhirnya menimbulkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut, menurut dia, telah melanda Riau dalam kurun waktu dua hari terakhir, ditunjukan dengan turunnya hujan yang tak tentu waktu namun dengan intensitas sedang hingga besar atau tinggi.

"Curah hujan sedang hingga besar menimbulkan berbagai potensi buruk untuk daratan Riau, salah satunya bencana banjir," kata Ardhitama.

Menurut dia, tingginya potensi banjir untuk sejumlah wilayah Riau tidak hanya disebabkan tingginya curah hujan di Riau namun beberapa wilayah atau provinsi tetangga seperti Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

"Curah hujan di dua provinsi ini juga cukup tinggi sehingga berpotensi membuat permukaan sungai juga turut meninggi. Untuk itu, kami mengimbau agar warga yang tinggal di sekitar tepian sungai untuk waspada banjir kiriman dari dua provinsi itu," katanya.

Kewaspadaan ini, demikian Ardhitama, sebaiknya ditingkatkan mulai dari sekarang untuk menghindari kerugian meteril yang besar dan jatuhnya korban jiwa.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026