Logo Header Antaranews Riau

RSUD Diminta Optimalkan Pelayanan Jamkesda

Senin, 12 Desember 2011 15:32 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARA) - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau, meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru, segera mengoptimalkan pelayanan terhadap pasien Jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

"Optimalisasi pelayanan bagi pasien kurang mampu ini diharapkan segera terwujud pada tahun 2012 mengingat adanya pembangunan gedung baru untuk penambahan kamar rawat inap bagi pasien Jamkesda yang selama ini masih banyak mengeluh," kata anggota Komisi D DPRD Riau, Tengku Muazah di Pekanbaru, Senin.

Untuk rencana pembangunan gedung baru ini, kata dia, akan dialokasikan anggaran sebesar Rp90 miliar, namun realisasinya bertahap.

"Untuk tahun 2012, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp30 miliar. Selebihnya akan dilanjutkan pada anggaran di tahun berikutnya," kata Muazah.

Selain karena adanya penambahan ruang rawat inap kelas tiga bagi pasien Jamkesda, kata dia, permintaan peningkatan pelayanan RSUD juga karena program Jamkesda yang telah di sahkan dan tinggal menunggu persetujuan Menteri Dalam Negeri.

"Jamkesda ini juga ada peraturan daerah (perda)nya. Jadi, diharapkan tidak ada lagi kasus seperti yang dialami Mispani," tuturnya.

Mispani, 47, laki-laki, warga Desa Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, penderita kanker ganas di bagian leher sebelumnya sempat di pulangkan oleh pihak RSUD Arifin Achmad mengingat kondisinya yang mulai membaik.

Pemulangan itu sempat menuai protes dari pihak keluarga Mispani yang pada akhirnya mengajukan kasus tersebut ke DPRD Riau.

Namun, pihak RSUD Arifin Achmad melalui Kepala Bidang Pelayanan Medik, dokter Riswaldi Munier sudah mengeluarkan bantahan tentang adanya tindak pemulangan paksa tersebut.

Penelusuran ANTARA menyebutkan, sejauh ini pihak RSUD milik pemerintah itu juga telah menerbitkan "Detail Engineering Design" (DED) dimana prioritasnya yakni penambahan kapasitas kamar pelayanan kelas III yang sekarang ini masih hanya memiliki 200 tempat tidur.

Adanya renovasi gedung kelas III, bukan hanya daya tampung yang akan meningkat, namun masyarakat Riau diharapkan juga bisa berobat ke RSUD dengan menghemat biaya operasionalnya.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026