Logo Header Antaranews Riau

Pedagang Daging Sambut Baik Kembalinya Sapi Australia

Kamis, 7 Juli 2011 15:20 WIB
Image Print

Dumai, 7/7 (ANTARA) - Pedagang daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Dumai, Riau, menyambut baik masuknya kembali sapi asal Australia ke tanah air.

"Selama ini kenaikan harga daging disebabkan pasokan sapi yang kurang akibat berhentinya impor sapi dari Australia," kata Burhan, pedagang pengecer daging sapi di pasar tradisional Dock Dumai, Kamis.

Dengan kembali dipasoknya daging sapi Australia ke tanah air menurut dia, akan mampu menutupi segala permintaan pasar yang selama ini memang cenderung tidak seimbang dengan minimnya pasokan sapi lokal dari Sumatra Barat.

"Intinya kita menyambut baik kembali masuknya sapi Australia karena memang selama ini kebanyakan pedagang dipasok dengan sapi Australia yang harganya lebih murah dibandingkan sapi lokal," katanya.

Pedagang pengecer daging sapi di pasar tradisional Pulau Payung Dumai, Amran, menuturkan, selama kurun waktu satu bulan terakhir pasokan sapi ke sejumlah pasar tradisional Kota Dumai memang sangat terbatas.

"Sehingga mau nggak mau pedagang menjualnya dengan harga yang mahal," ujarnya.

Dengan kabar kembali masuknya sapi Australia ini, kata dia, diharapkan akan mampu menutupi kembali segala kebutuhan daging bagi masyarakat Dumai.

"Kita yakin kalau sapi Australia masuk lagi, harga daging bisa kembali normal,"kata Amran.

Menurut pedagang, normalnya harga daging sapi yakni berkisar antara Rp60 ribu-Rp63 ribu per kilogram (kg). Namun sejak beberapa pekan terakhir, harga daging melambung hingga mencapai kisaran harga Rp75 ribu-Rp78 ribu/kg.

Mahalnya harga daging ini diakui banyak pedagang akibat pasokan sapi lokal yang minim, sementara sapi Australia tidak lagi beredar di tanah air.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026