Logo Header Antaranews Riau

Lalu Lintas SMS Meningkat Jelang Ramadhan

Rabu, 11 Agustus 2010 12:16 WIB
Image Print

Pekanbaru, 11/8 (ANTARA) - Lalu lintas pengiriman layanan pesan singkat pelanggan operator seluler Telkomsel di Kota Pekanbaru, Riau mengalami peningkatan dua juta per hari menjelang Ramadhan 1431 H.

Pengiriman SMS beberapa hari menjelang Ramadhan 1431 H meningkat cukup tajam dengan lalu lintas sekitar dua juta sms per hari, ujar General Manager Network Operation Telkomsel Sumbagteng, Samuel Pasaribu, di Pekanbaru, Rabu.

Menurutnya, dalam kondisi normal lalu lintas operator yang melayani konsumen dengan sistem pascabayar dan pra bayar melalui penggunaan kartu Halo, simPATI dan kartu AS itu khususnya di Kota Pekanbaru rata-rata sebanyak 7,8 juta sms per hari.

Namun dalam beberapa hari terakhir menjelang Ramadhan, naik menjadi rata-rata sebanyak 9,8 juta sms per hari.

Peningkatan itu diperkirakan terjadi karena banyaknya konsumen Telkomsel yang mengirim ataupun menerima sms ucapan selamat dan permohonan maaf sebagai bentuk silaturahim memasuki bulan puasa.

Pihak operator yang mengklaim memiliki jaringan terluas terutama di luar Pulau Jawa dengan jumlah pelanggan terbesar di Indonesia itu mengaku, peningkatan lalu lintas sms itu masih di bawah kapasitas sehingga tidak menggangu layanan komunikasi.

"Kendati ada peningkatan pengiriman sms, tetapi yang baru dipergunakan itu baru sekitar 35 persen dari kapasitas terpasang yang ada di Pekanbaru dan sama sekali tidak mengganggu komunikasi seluler pelanggan kami yang lain," ujarnya.

Meski demikian, sehari sebelumnya sejumlah pengguna kartu simPATI di Pekanbaru mengeluhkan dengan kondisi jaringan yang tidak bisa diterima dengan baik ketika melakukan percakapan seluler.

"Suara dari percakapan tidak bisa diterima dengan baik dan sambungan mudah terputus, mungkin karena jaringan terganggu karena banyaknya pengiriman sms Ramadhan," ujar Palti (29), salah seorang pengguna jasa Telkomsel.

Bahkan terdapat sms yang menyebutkan berasal dari Telkomsel meminta maaf kepada konsumen karena sms yang dikirim tidak sampai akibat keterbatasan kapasitas jaringan sehingga sms harus dikirim ulang.



Pewarta :
Editor: Muhammad Said
COPYRIGHT © ANTARA 2026