Banjir landa tiga daerah di Riau
Minggu, 25 April 2021 16:49 WIB
Sejumlah anak bermain menggunakan perahu karet di depan rumah tergenang akibat luapan air Sungai Sail di Pekanbaru, Riau, Jumat (23/4/2021). (ANTARA/Rony Muharrman)
Pekanbaru (ANTARA) - Bencana banjir melanda tiga daerah di Provinsi Riau, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hulu selama beberapa hari ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edy Afrizal di Pekanbaru, Minggu, mengatakan bahwa pemerintah provinsi sudah mengirim bantuan ke daerah-daerah yang menghadapi banjir.
"Kalau untuk bantuan berupa peralatan evakuasi seperti perahu karet dan juga bantuan logistik sudah diberikan. Kemarin Pak Gubernur langsung memberi bantuan berupa beras kepada masyarakat di Indragiri Hulu," katanya.
Menurut dia, BPBD Provinsi Riau sudah menyalurkan bantuan berupa 30 paket lauk pauk, 18 paket makanan siap saji, 18 paket tambahan gizi, 10 paket perlengkapan anak, 10 paket perlengkapan keluarga, 10 selimut, lima tenda gulung, 500 masker kain, dan 18 kotak multi vitamin ke Pekanbaru.
"Kami sudah salurkan bantuan logistik kepada BPBD Pekanbaru untuk korban banjir di Pekanbaru kemarin," katanya.
BPBD Riau juga telah meminjamkan perahu karet untuk mendukung upaya evakuasi warga yang terdampak banjir di Pekanbaru.
"Kami juga telah mendirikan satu tenda pengungsi warga di Jalan Kesadaran Pekanbaru, dan membagikan masker kepada masyarakat sekitar banjir," katanya.
Di Pekanbaru, hujan deras menyebabkan air Sungai Sail meluap dan membanjiri permukiman warga.
Baca juga: Gubernur Riau bantu evakuasi kucing di daerah banjir Pekanbaru
Baca juga: 500 jiwa terdampak banjir, Wali Kota Pekanbaru baru tinjau lokasi
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edy Afrizal di Pekanbaru, Minggu, mengatakan bahwa pemerintah provinsi sudah mengirim bantuan ke daerah-daerah yang menghadapi banjir.
"Kalau untuk bantuan berupa peralatan evakuasi seperti perahu karet dan juga bantuan logistik sudah diberikan. Kemarin Pak Gubernur langsung memberi bantuan berupa beras kepada masyarakat di Indragiri Hulu," katanya.
Menurut dia, BPBD Provinsi Riau sudah menyalurkan bantuan berupa 30 paket lauk pauk, 18 paket makanan siap saji, 18 paket tambahan gizi, 10 paket perlengkapan anak, 10 paket perlengkapan keluarga, 10 selimut, lima tenda gulung, 500 masker kain, dan 18 kotak multi vitamin ke Pekanbaru.
"Kami sudah salurkan bantuan logistik kepada BPBD Pekanbaru untuk korban banjir di Pekanbaru kemarin," katanya.
BPBD Riau juga telah meminjamkan perahu karet untuk mendukung upaya evakuasi warga yang terdampak banjir di Pekanbaru.
"Kami juga telah mendirikan satu tenda pengungsi warga di Jalan Kesadaran Pekanbaru, dan membagikan masker kepada masyarakat sekitar banjir," katanya.
Di Pekanbaru, hujan deras menyebabkan air Sungai Sail meluap dan membanjiri permukiman warga.
Baca juga: Gubernur Riau bantu evakuasi kucing di daerah banjir Pekanbaru
Baca juga: 500 jiwa terdampak banjir, Wali Kota Pekanbaru baru tinjau lokasi
Pewarta : FB Anggoro
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Hadirkan Layanan Tambahan, Mudik di Riau Lebih Nyaman
20 March 2026 11:25 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Imigrasi Selatpanjang hadirkan program Limau di Rangsang Barat, permudah akses warga kepulauan
11 March 2026 10:21 WIB
Pantau persiapan lebaran, Wabup Muzamil pastikan sembako, BBM dan jalur mudik di Meranti aman
07 March 2026 11:25 WIB
Bupati Asmar dan Wabup Muzamil pimpin korve di titik strategis Selatpanjang
14 February 2026 15:51 WIB
Jelang ramadan, Bupati Asmar pastikan harga dan stok sembako di Meranti tetap aman
14 February 2026 15:36 WIB
Razia mendadak di Lapas Selatpanjang, petugas sita barang berpotensi bahaya dari kamar WBP
13 February 2026 11:58 WIB
Imigrasi Selatpanjang canangkan zona integritas, targetkan predikat WBK dan WBBM
10 February 2026 18:51 WIB
Bupati Meranti tegaskan penugasan kepala sekolah jangan hambat mutu pendidikan
05 February 2026 15:53 WIB
Barantin tolak 80 ton kacang tanah impor asal Malaysia karena aflatoksin tinggi
05 February 2026 14:58 WIB