Logo Header Antaranews Riau

Biodiesel Terbesar di Dunia Ada di Dumai

Rabu, 24 Februari 2010 10:40 WIB
Image Print

Dumai, 24/2 (ANTARA) - Pabrik biodiesel terbesar di dunia berkapasitas 1 juta metrik ton per jam ada di Kawasan Industri Dumai (KID), kata Maneger Industri dan Perdagangan KID, Agus Subchan Rachlan, Rabu. Ia mengatakan, PT Wilmar Group sebagai perusahaan KID memiliki biodiesel berkapasitas 1 juta metrik ton per jam. Diprediksi, biodisel tersebut merupakan yang terbesar di dunia mengalahkan biodiesel milik salah satu perusahaan di Amerika Serikat. Pembangkit diesel berbahan bakar dari campuran mono alkyl ester atau sisa pembakaran kelapa sawit itu merupakan proyeksi KID sejak dua tahun lalu dengan kapasitas kompos 10.000 ton setiap harinya. "Biodiesel milik Imperium Renewables yang terletak di Seattle, Washington, Amerika berkapasitas sekitar 60 persen dari biodisel KID saat ini," tutur Agus. Dengan penggunaan dan produksi biodiesel yang meningkat cepat, terutama di Eropa dan Amerika, KID berupaya menyeimbangi dan melakukan pemanfaatan mendasar melalui sumber yang menurutnya melimpah ruah. Meski masih menggunakan tenaga asing, ia merasa bangga dan akan mengembangkan teknik biodisel ke sejumlah perusahaan pengelola CPO lainnya. "Bahan bakar biodiesel yang digunakan adalah sisa pengolahan CPO yang masih mengandung asam lemak bebas atau FFA. Dengan kapasitas olah lebih dari 20.000 ton setiap harinya yang masih menyisakan kompos sekitar 50 persen, kami memanfaatkannya secara sistematis untuk menggerakkan mesin diesel dari sumber energi yang dihasilkan biodiesel berkapasitas raksasa," katanya. Dalam proses pengolahan, seperti yang dijelaskan Agus, kompos yang masih mengandung kadar asam lemak dicampur dengan bahan menthol dan soda api atau NaOH dengan takaran yang sudah diukur. Larutan yang diolah dalam proses pembakaran secara berlahan akan menetralisir asam lemak bebas atau FFA.***



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026