
Dukung keandalan listrik pada Hari Kemerdekaan RI, PLN UP2B Sumbagsel perkuat kesiapan dispatcher melalui DTS

Pekanbaru (ANTARA) - Dalam mendukung keandalan pasokan listrik pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sumbagsel memperkuat kesiapan personel pengatur sistem melalui pelaksanaan Dispatcher Training Simulator (DTS).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN memastikan kesiapan dispatcher dalam menghadapi berbagai kondisi operasi dan potensi gangguan selama periode Siaga HUT ke-81 RI, sehingga keamanan dan keandalan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan tetap terjaga.
Melalui DTS, para dispatcher berlatih menghadapi berbagai skenario operasi sistem tenaga listrik, mulai dari perubahan pola pembebanan, gangguan jaringan transmisi dan pembangkit, hingga kondisi darurat yang membutuhkan pengamanan serta pemulihan sistem secara cepat dan terkoordinasi.
Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan dispatcher dalam membaca kondisi sistem, menganalisis gangguan, menentukan langkah pengamanan, mengambil keputusan secara cepat dan tepat, serta mengoordinasikan proses pemulihan sistem. Simulasi dilakukan tanpa memberikan dampak terhadap sistem tenaga listrik yang sedang beroperasi.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menyampaikan bahwa keandalan sistem kelistrikan pada momentum penting nasional harus didukung oleh kesiapan personel yang bertugas mengendalikan operasi sistem tenaga listrik.
“Momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan salah satu periode penting yang membutuhkan kesiapan sistem kelistrikan secara optimal. Melalui Dispatcher Training Simulator, kami memastikan dispatcher memiliki kesiapan, kompetensi, serta kemampuan pengambilan keputusan yang baik dalam menghadapi berbagai skenario operasi maupun gangguan sehingga keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” ujar Elvanto.
Menurutnya, peningkatan kompetensi personel menjadi bagian penting dari langkah PLN dalam memastikan setiap potensi gangguan dapat direspons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Hal tersebut diperlukan untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap masyarakat sekaligus mendukung kelancaran berbagai agenda peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Manager PLN UP2B Sumbagsel, Mudakir, menjelaskan bahwa DTS menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesiapan dispatcher dalam menghadapi kondisi tidak normal pada sistem tenaga listrik.
“Dispatcher memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan keandalan sistem. Melalui simulasi DTS, dispatcher dapat berlatih menghadapi berbagai skenario gangguan serta menentukan langkah pengamanan dan pemulihan sistem secara cepat dan tepat. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan kami dalam menjaga keandalan kelistrikan Sumatera Bagian Selatan selama periode Siaga HUT ke-81 RI,” jelas Mudakir.
Dispatcher Training Simulator merupakan sarana pelatihan yang menyimulasikan kondisi operasi sistem tenaga listrik menyerupai situasi aktual yang dihadapi dispatcher di pusat pengatur beban (control center). Melalui perangkat ini, berbagai skenario dapat dilatih secara aman tanpa memengaruhi sistem kelistrikan yang sedang beroperasi.
Selain meningkatkan kemampuan individu, DTS juga digunakan untuk menguji kesiapan personel, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan keseragaman tindakan dalam penanganan gangguan dan proses pemulihan sistem.
Melalui pelaksanaan DTS, PLN UP2B Sumbagsel terus memperkuat kompetensi personel dan kesiapan operasi sistem sebagai bagian dari komitmen menjaga keandalan kelistrikan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur, prosedur operasi, serta kompetensi dispatcher yang terus ditingkatkan, PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik di Sumatera Bagian Selatan tetap aman dan andal bagi masyarakat.
Pewarta : Darto
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

