Logo Header Antaranews Riau

Iran Tegaskan: Uranium Diperkaya Tak Masuk Meja Negosiasi dengan AS

Kamis, 28 Mei 2026 15:54 WIB
Image Print
Ilustrasi Amerika Serikat dan Iran. (ANTARA/Anadolu/py.)

Istanbul (ANTARA) - Iran menegaskan bahwa uranium yang diperkaya bukan bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konfliknya dengan AS, kata wakil sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Bagheri, Rabu.

“Isu ini tidak ada dalam agenda negosiasi,” kata Bagheri dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars.

Baca juga: Italia Yakin Harga Energi Akan Turun Setelah AS-Iran Berdamai

Komentar tersebut disampaikan di sela-sela konferensi keamanan internasional di Moskow, Rusia.

Di lain pihak, Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/5) mengatakan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran akan segera diserahkan kepada Washington untuk dimusnahkan atau dihancurkan di lokasi yang disepakati bersama Teheran.

Pernyataan tersebut muncul ketika Washington dan Teheran melanjutkan proses diplomatik yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Iran.

Baca juga: Pakistan Optimistis AS dan Iran Segera Capai Kesepakatan Damai


Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026