
Alcaraz Mundur dari Barcelona Open, Fokus Pulihkan Cedera Lebih Cepat

Jakarta (ANTARA) - Petenis Spanyol Carlos Alcaraz segera memulai proses pemulihan atas cedera yang dideritanya, yang memaksanya mundur dari Barcelona Open pada Rabu (15/4) waktu setempat.
"Saya tidak pernah suka mengundurkan diri dari turnamen mana pun, tetapi terutama yang satu ini," kata Alcaraz dalam konferensi pers pengunduran dirinya dari ajang ATP 500 lapangan tanah liat itu dikutip dari ATP, Kamis.
"Dengan sangat sedih, saya harus pulang dan memulai pemulihan sesegera mungkin bersama tim saya, para dokter, dan fisioterapis, dan berusaha untuk bugar sebaik mungkin. Saya harap Anda akan segera melihat saya kembali di lapangan tenis," ujar dia menambahkan.
Baca juga: Swiatek Tak Terbendung: Start Mulus di Stuttgart Jadi Sinyal Kuat Dominasi Tanah Liat
Ini bukan kali pertama Alcaraz harus mengumumkan pengunduran diri dari Barcelona Open.
Pada 2024 silam, Alcaraz juga harus melakukan hal serupa tanpa sempat menjalani satu pertandingan pun di turnamen tersebut.
"Aneh dan sulit untuk duduk di sini untuk kedua kalinya, karena saya sudah pernah melakukannya sebelumnya, dan mengumumkan bahwa saya tidak akan dapat melanjutkan turnamen," katanya.
Kali ini, Alcaraz merasakan gejala ketidaknyamanan di pergelangan tangan saat melakoni pertandingan babak pertama melawan Otto Virtanen. Bahkan ia sempat memanggil fisioterapis untuk melakukan pemeriksaan saat unggul 5-4.
"Seperti yang kalian semua lihat kemarin di pertandingan, setelah pengembalian bola, pergelangan tangan saya terasa sakit. Saya mulai merasakan ketidaknyamanan, yang secara bertahap memburuk selama pertandingan," katanya.
Alcaraz memesan tempat di Lapangan 18 di Real Club de Tenis Barcelona-1899 selama tiga jam untuk berlatih sambil menjalani pemeriksaan pergelangan tangannya. Namun, ketika hasilnya keluar, ia tidak dapat melanjutkan pertandingan.
"Dari pemeriksaan, cedera ini sedikit lebih serius dari yang kita semua duga dan, jujur saja, saya perlu mendengarkan tubuh saya, melakukan apa yang terbaik untuk saya, agar tidak berdampak pada saya di masa depan," kata Alcaraz.
Baca juga: Pegula Ukir Rekor Kemenangan Terpanjang di Charleston
"Seperti yang saya katakan kemarin, ini adalah sesuatu yang pernah saya rasakan sebelumnya dan saya tidak berpikir itu akan menjadi lebih buruk, bahwa itu hanyalah rasa sakit ringan akibat tuntutan minggu ini," ujar dia menambahkan.
Alcaraz memiliki kenangan indah di Barcelona Open, setelah mengangkat trofi pada tahun 2022 dan 2023. Tahun lalu, ia melaju ke final, tetapi kalah dari petenis Denmark Holger Rune.
Petenis berusia 22 tahun itu tengah mengejar gelar ketiganya musim ini setelah menorehkan Career Grand Slam di Australian Open dan meraih kemenangan di ajang ATP 500 di Doha.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

