
FPD DPRD Riau Kritik Pemborosan RAPBD 2014

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Fraksi Partai Demokrat DPRD Riau mengkritik pemborosan yang terdapat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) daerah itu tahun 2014.
"Fraksi kami melihat perlunya rasionalisasi RAPBD 2014, seperti anggaran untuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) cabang olahraga golf yang mencapai Rp1,1 miliar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga," kata Anggota DPRD Riau dari FPD, Toni Hidayat di Pekanbaru, Selasa.
Menurut Toni, PPLP tersebut hanya dihuni oleh 15 orang pelajar dan jika dibagi maka setiap orang akan mendapatkan Rp70 juta. Ini merupakan suatu anggaran yang tidak perlu, mengingat olahraga golf bukanlah olahraga prioritas dalam artian hanya digemari oleh kalangan elit saja.
"Apalagi ini pelajar. Tentu yang bisa memasuki olahraga ini juga dari kalangan elit saja. Alokasi anggaran untuk mereka sangat tidak perlu," lanjut Toni Hidayat.
Selain anggaran untuk PPLP Golf itu, lanjut Toni, ada juga anggaran yang terbilang cukup besar seperti pengadaan mobil oleh Dinas Koperasi sebesar Rp4,6 miliar untuk lebih dari 10 unit mobil.
"Diperkirakan untuk satu mobil anggarannya adalah lebih dari Rp300 juta," kata Toni Hidayat.
Selain adanya pemborosan anggaran dalam RAPBD 2014, menurut Toni, juga terdapat penganggaran yang tidak jelas. Contohnya pada proyek penyediaan air bersih yang sangat tidak jelas teknisnya.

