Logo Header Antaranews Riau

BUMD Riau diminta cari terobosan

Selasa, 17 Januari 2012 16:32 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (BP Migas) minta agar perusahaan daerah (BUMD) yang mengelola blok minyak di Provinsi Riau untuk mencari terobosan guna meningkatkan produksi pada tahun ini.

"Bagaimana BUMD bisa meningkatkan produksi minyak mereka, itu yang menjadi perhatian kami sekarang," kata Kepala Perwakilan BP Migas Wilayah Sumatera Bagian Utara, Julius Wiratno, di Pekanbaru, Selasa.

Di Provinsi Riau ada dua BUMD yang kini mengelola ladang minyak. Pengelolaan Blok CPP oleh Badan Operasi Bersama (BOB) Pertamina Hulu-Bumi Siak Pusako serta pengelolaan Blok Langgak oleh PT Sarana Pembangunan Riau Langgak.

Namun, hingga kini keduanya belum optimal untuk mendongkrak produksi minyak. Selain karena cadangan yang terus menyusut secara alami, mereka juga belum bisa mencari sumber minyak baru.

Produksi minyak di Blok CPP terus turun dari mulai 34.000 barel per hari (bpd) pada 2003, sekarang tinggal 17.000 bpd saat dikelola BOB Pertamina Hulu-Bumi Siak Pusako.

Kemudian, produksi Blok Langgak kini juga masih belum beranjak dari 500 bpd.

"BUMD pegang blok minyak tidak ada pertambahan produksi karena tak ada penemuan cadangan baru," ujarnya.

Direktur Bumi Siak Pusako, Jusmady Jusuf, mengatakan alasan pihaknya belum bisa menambah produksi karena terkendala perizinan untuk bisa mengeksploitasi cadangan minyak baru.

"Kami sudah mencari cadangan baru tapi terkendala perizinan karena ada tumpang tindih lahan," ujar Jusmady.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026