Logo Header Antaranews Riau

IHSG Rabu dibuka turun

Rabu, 28 Desember 2011 10:43 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARARIAU News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu dibuka turun 6,33 poin seiring dengan melemahnya mayoritas bursa regional.

IHSG BEI dibuka turun 6,33 poin atau 0,17 persen ke posisi 3.783,66. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 1,59 poin atau 0,24 persen ke posisi 668,42 poin.

"Mayoritas bursa Asia bergerak melemah pagi ini memfaktorkan data ekonomi AS yang 'mixed' terutama penurunan harga rumah di beberapa wilayah AS dan rilis data 'factory output' Jepang di bulan November yang turun 2,6 persen seiring penurunan ekspor negara itu karena tingginya nilai tukar Yen dan banjir di Thailand," kata analis Samuel Sekuritas, Christine Salim di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, sentimen positif dari rilis data kepercayaan konsumer AS di bulan Desember 2011 yang kembali naik lebih tinggi dari ekspektasi terkompensasi oleh sentimen negatif penurunan harga rumah di beberapa wilayah AS.

Sementara, lanjut dia, bursa AS dan Eropa semalam bergerak mendatar (sideways) dengan volume perdagangan yang sangat tipis seiring investor masih dalam masa libur panjang akhir tahun.

Ia memproyeksikan, IHSG hari ini diperkirakan akan kembali bergerak melemah seiring sentimen negatif dari koreksi yang terjadi di bursa regional.

"Volume perdagangan diperkirakan akan tetap sepi sepanjang pekan ini. Support indeks berada di level 3.750 poin" kata dia.

Di awal perdagangan saham di BEI, dari seluruh saham yang diperdagangkan baru sebanyak 11 saham naik, 10 saham yang melemah, dan 31 saham tidak bergerak harganya.

Tercatat frekuensi transaksi perdagangan saham sebanyak 324 kali, dengan volume perdagangan mencapai 66 juta lembar saham senilai Rp27,556 miliar.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 86,53 poin (0,46 persen) ke level 18.540,87, indeks Nikkei-225 naik 4,01 poin (0,05 persen) ke level 8.445,03 dan Straits Times melemah 0,45 poin (0,02 persen) ke level 2.673,17.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026