
Provinsi Riau Akredatasi Program Diklat Pertanian
Senin, 18 April 2016 20:03 WIB

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Riau tahun 2016 mematangkan berbagai persiapan untuk mendukung pengajuan akreditasi sejumlah program pendidikan dan pelatihan padi, jagung, dan kedelai.
"Akreditasi program diklat dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing para peserta diklat, sehingga UPT makin berkualitas dan diminati lembaga maupun instansi dalam mengirimkan perwakilan peserta untuk dilatih," kata Hasan Basri MM, Kasubag TU UPT Pelatihan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Riau, di Pekanbaru, Senin.
Menurut Hasan, didampingi Wakil Manajemen Mutu Nazaruddin Margolang SIP MSi, kebijakan tersebut bagian dari visi UPT untuk mewujudkan SDM pertanian dan peternakan yang handal dan profesional dan sesuai misi untuk menyelenggarakan diklat bagi aparatur dan non-aparatur, mengembangkan sistem dan SDM pertanian dan peternakan, melakukan pemberdayaan masyarakat pertanian dan peternakan, serta melaksanakan percontohan penerapan teknologi pertanian dan peternakan.
Ia mengatakan, untuk menyelesaikan usulan akreditasi program diklat ke Lembaga Akreditasi Nasional (LAN) yang dulunya bernama Badan Pengembangan SDM Pertanian Jakarta itu, maka UPT setempat terus menggencarkan persiapan pelatihan TOC untuk panitia pelaksana pelatihan.
"Persiapan lainnya yang diutamakan adalah pelatihan untuk unsur pimpinan kegiatan, maka akan digelar diklat manajemen of trainer atau MOT," katanya pula.
Kebijakan ini adalah bagian dari strategi pengembangan kelembagaan diklat, termasuk pengembangan database SDM, peningkatan sarana dan prasarana diklat, peningkatan SDM UPT pelatihan serta sertifikasi diklat," kata dia lagi.
Kantor UPT Pelatihan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Riau berada di Jalan Kaharuddin Nasution No. 339 Pekanbaru Provinsi Riau, dengan luas bangunan 2.766,45 meter persegi, terdapat sarana umum 1,73 hektare, lahan praktik 6 ha, dan seluas 2 ha lahan milik UPT digunakan BPTP Riau.
Selain sarana olahraga, kantor ini juga memiliki lahan praktik untuk komoditas padi sawah, palawija, bawang merah,
jagung, sayuran, dan jamur.
Ia menambahkan, UPT ini juga memiliki Pusat Inkubator Agribisnis (PIA) yang diberdayakan sejak lima tahun terakhir dan dilengkapi dengan Rumah Jamur sebagai sarana pelatihan bagi petani untuk mendapatkan pengetahuan dan teknologi tentang jamur dan sarana praktik bagi pemuda.
"Keberadaan UPT ini didukung oleh sebanyak 38 tenaga struktural, 17 honorer atau tenaga harian lepas, tenaga struktural 46 orang, dan fungsional sebanyak sembilan orang," katanya lagi.
Pewarta : Frislidia
Editor:
Frislidia
COPYRIGHT © ANTARA 2026

