
PSIM Jogja Dibidik Masuk 10 Besar, Van Gastel Percaya Diri

Jakarta (ANTARA) - Pelatih utama Skuad PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menargetkan tim asuhannya bisa finis di posisi 10 besar klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.
"Target saya adalah mencoba membawa tim ini finis di posisi 10 besar, persiapan kami sudah sangat baik," kata Van Gastel dalam keterangan resmi, Jumat (22/5).
Berdasarkan data pertandingan, PSIM Jogja harus bisa membawa pulang poin penuh dalam laga tandang pamungkas melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Jumat (22/5), sebagai syarat untuk masuk 10 besar.
Baca juga: Laga Penentu vs Persijap, Bojan Hodak Minta Bobotoh Tetap Tertib dan Dukung Positif
"Saya rasa pertandingan ini penting bagi kami, katakanlah bagi saya pribadi," katanya.
Pertandingan penutup ini bakal berjalan sengit karena kedua tim.memiliki perolehan poin yang sama di tabel klasemen sementara, namun ia tetap optimis dan bertekad untuk membawa pulang poin.
“Jadi, jika kami bisa menang, posisi kami akan naik di klasemen," tegasnya.
Dari segi kesiapan, salah satu pemain andalan Laskar Mataram, Deri Corfe, mengatakan kesiapannya untuk pertandingan yang akan digelar sore ini dan akan bermain semaksimal mungkin.
"Sama seperti yang dikatakan oleh pelatih, kami ingin menyelesaikan musim ini sekuat mungkin dan menembus posisi sepuluh besar," katanya.
Baca juga: Unai Emery Bangga Aston Villa Angkat Trofi Liga Europa
Deri menyampaikan ingin bisa mencetak gol untuk membantu timnya memenangkan laga kontra Arema nanti, namun ia kembali menegaskan target utamanya adalah kemenangan.
"Yang paling penting kami ingin memenangi pertandingan, bagaimanapun cara kami meraihnya, kemenangan adalah hal yang paling utama bagi saya," tegasnya.
Perolehan data pertandingan sementara, PSIM Jogja dan Arema FC sama-sama mengoleksi 45 poin. Laskar Mataram berada di posisi 11, sementara Singo Edan di peringkat 9. Pertemuan pertama sebelumnya telah berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul dengan skor imbang 1-1.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

