Logo Header Antaranews Riau

Bupati Kampar Ajak Pendemo Foto Bareng

Rabu, 5 Juni 2013 11:18 WIB
Image Print

Bangkinang, (Antarariau.com) - Puluhan warga yang mengaku dari Kecamatan Kampar Timur, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa di teras Kantor Bupati Kampar, Selasa siang.

Pengunjuk rasa mengaku Kecewa dengan pelayanan dan kinerja camat. Dikawal sejumlah anggota Satpol PP dan Polres Kampar, salah seorang warga menyatakan kalau Camat Kampar Timur, Jamaris, tak mampu menjalankan misi pilar kelima dari Lima Pilar Pembangunan Pemkab Kampar.

“Bikin KTP saja, musti ada setoran khusus ke Pak Camat Rp 8 ribu per KTP. Terus bikin surat tanah, setoran ke Pak Camat musti 1% dari harga tanah. Sudahlah seperti itu, pelayanan kepada masyarakat pun kurang,” kata lelaki yang dipanggil pendemo sebagai Akang itu.

Ia juga mempersoalkan pembagian baju koko pada 2012. tahun lalu juga mereka persoalkan. "Banyak gharim, imam masjid dan kepala desa yang belum kebagian,” tambahnya. Walau cuma puluhan orang yang demo, Bupati Kampar, Jefry Noer tetap saja mendatangi warganya itu.

“Siapa saja yang merasa tidak puas dengan kinerja kepala desa, lurah atau camat, kasih tahu saja. Biar saya bisa mengambil tindakan. Tapi ingat, laporannya musti bisa dipertanggunghjawabkan. Biar saya tidak salah mengambil tindakan,” Jefry mengingatkan para pendemo itu.

Soal apa yang disebutkan oleh para pendemo tadi, Jefry pasti akan segera menurunkan tim ke lapangan. “Dari lapanganlah nanti pembuktiannya bisa didapat. Kalau ada yang tak beres, sanksi buat si camat pasti ada. Tergantung berat atau ringannya kesalahan dia. Kalau
berat, ya terpaksa diganti. Tapi kalau cuma kesalahan kecil, tentu sebagai pimpinan, saya wajib membina dia. Kalau diulang lagi, ya penggantinya kan masih banyak,” ujar Jefry dengan wajah simpatik.

Mendengar penjelasan Jefry, wajah-wajah para pendemo tadi mulai kelihatan segar. Spontan mereka mengucapkan terima kasih kepada Jefry. Ucapan itu kemudian dibalas Jefry dengan mengajak mereka foto bersama.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026