Dua WN Somalia pencari suaka putuskan kembali ke negaranya

id AVR, Somalia

Dua WN Somalia pencari suaka putuskan kembali ke negaranya

Dua warga negara Somalia Ahmed Ali Sharef, (baju kotak-kotak) dan perempuan Ugbad Ahmed, (baju merah) dikawal petugas Imigrasi Sulsel saat akan berangkat ke Jakarta sebelum diterbangkan pulang ke negara asalnya di Somalia. ANTARA/HO/

Makassar (ANTARA) - Dua warga negara Somalia yang mencari suaka atau perlindungan di Indonesia memilih untuk pulang ke negaranya secara sukarela karena rindu dengan kampung halamannya.

Kepala Divisi Keimigrasian, Kemenkumham Sulsel Dodi Karnida di Makassar, Rabu, mengatakan, kedua warga negara Somalia yang sebelumnya sudah berada di Indonesia ini selama tujuh tahun memutuskan untuk pulang ke negaranya.

Baca juga: Polisi tangkap pencari suaka beli sabu di Palmerah

"Alasannya saat mengusulkan untuk pulang ke negaranya karena rindu kampung halaman. Mereka sudah lama di Indonesia dan sekarang mereka akan pulang setelah situasi di negaranya sudah mulai membaik," ujarnya.

Kedua warga negara Somalia yang meminta untuk pulang ke negaranya masing-masing seorang laki-laki Ahmed Ali Sharef (22) dan perempuan Ugbad Ahmed (22 ).

Dodi mengatakan pemulangan keduanya secara sukarela atau lebih dikenal dengan istilah Assisted Voluntary Return (AVR) ke negara asalnya, Somalia setelah menunggu di Indonesia sekitar enam sampai tujuh tahun.

Baca juga: Pemerintah diminta buat aturan penanganan pengungsi saat pandemi

Ia menyatakan alasan Ahmed dan Ugbad terpaksa mengungsi karena kerusuhan akibat perang melawan ISIS yang terjadi di negaranya.

"Saat ditanyakan alasan memilih pulang, Uqbad menjawab bahwa saat ini kondisi di negaranya sudah berangsur membaik dan aman, jadi ia memutuskan pulang disamping juga karena rindu akan keluarga. Ia juga mendapat kabar kalau ibunya sementara sakit di sana," katanya.

Baca juga: Tidak ada pengungsi di Indonesia yang terinfeksi COVID-19

Berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kedua pengungsi tersebut menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tengerang, menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA0641 pada Rabu (22/9).

Selanjutnya dengan menggunakan pesawat Qatar Airways pada hari yang sama pukul 18.25 WIB menuju Doha Hamad International Qatar kemudian dilanjutkan ke Mogadishu Aden Adde International Airport, Somalia pada pukul 03.40 waktu setempat.

"AVR atau pemulangan secara sukarela adalah salah satu solusi untuk mengurangi jumlah pengungsi di Indonesia, tetapi saat pengungsi mengajukan AVR tentunya juga tidak serta merta dikabulkan, pasti dilakukan verifikasi dulu apakah negaranya sudah aman atau belum" ucap Dodi Karnida.

 

Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar