Kasus baru positif COVID-19 bertambah 35.764 terbanyak di Jabar

id Update kasus,Satgas COVID-19,Pasien sembuh

Kasus baru positif COVID-19 bertambah 35.764 terbanyak di Jabar

Ilustrasi (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Kasus baru positif COVID-19 di Indonesia bertambah 35.764 orang dan terbanyak di Provinsi Jawa Barat yang mengalami penambahan  4.718 pasien baru.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Kamis, kasus baru tersebut disertai juga dengan penambahan 39.726 pasien sembuh dan 1.739 orang meninggal dunia. Total sejak pasien pertama pada Maret 2020 terdapat 3.568.331 kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 2.947.646 orang pulih dan 102.375 orang meninggal dunia.

Saat ini terdapat 518.310 kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan dan isolasi setelah terkonfirmasi COVID-19. Angka itu memperlihatkan penurunan 5.701 orang dibandingkan Rabu kemarin (4/8).

Terdapat pula 172.063 orang yang masuk dalam kategori suspek COVID-19.

Hasil itu didapat setelah dilakukan pengujian 248.556 spesimen dari 153.917 orang di ratusan jejaring laboratorium di seluruh Indonesia. Total 27.348.904 spesimen dari 18.536.754 orang telah diuji terkait COVID-19 sejak tahun lalu.

Dari jumlah tersebut didapat tingkat positif atau positivity rate nasional untuk spesimen harian adalah 26,55 persen dan tingkat positif untuk orang harian adalah 23,24 persen.

Wilayah yang alami penambahan kasus harian terbanyak per hari ini (5/8) adalah Jawa Barat dengan 4.718 kasus baru, Jawa Tengah 4.252 kasus baru, Jawa Timur 4.074 kasus baru, DKI Jakarta 2.311 kasus baru dan Kalimantan Timur yang memiliki 2.083 kasus baru.

Jawa Barat juga menjadi provinsi dengan total kasus sembuh harian terbanyak dengan 9.632 kasus. Sementara kasus kematian harian tertinggi terdapat di Jawa Tengah dengan 466 orang meninggal dunia.
Baca juga: Positif COVID-19 di Garut capai 23.536 kasus usai tambah 75 orang
Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Bantul bertambah 666 menjadi 44.757 orang
Baca juga: Yuk, Anies ajak warga teruskan tren penurunan kasus COVID-19 di DKI


Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar