Kasus COVID melonjak, angka reproduksi efektif Lampung naik

id reproduksi efektif, dinkes Lampung,covid-19

Kasus COVID melonjak, angka reproduksi efektif Lampung naik

Ilustrasi - Pelaksanaan uji cepat di Provinsi Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung mencatat angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Provinsi Lampung mengalami kenaikan, akibat adanya penambahan kasus selama dua pekan terakhir.

"Angka reproduksi efektif (Rt) dihitung setiap hari, dan kita memang mengalami kenaikan akibat adanya penambahan kasus COVID-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan saat ini angka reproduksi efektif di Provinsi Lampung berkisar 0,24 sampai dengan 3,69, akibat masifnya penelusuran atas kasus COVID-19.

"Angka reproduksi efektif kita di atas satu, karena dalam dua pekan terakhir didapatkan penambahan kasus COVID-19, dan saat ini di angka 0,24 hingga 3,69," katanya.

Baca juga: Kasus konfirmasi positif COVID-19 Lampung tambah 26

Baca juga: Delapan kasus baru positif COVID-19 di Lampung


Menurutnya, dengan adanya penambahan angka reproduksi efektif atas adanya penambahan kasus akibat masif nya penelusuran, diharapkan dapat memutus mata rantai persebaran COVID-19 dengan cepat.

Hal serupa dikatakan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

"Secara kumulatif jumlah kasus konfirmasi sampai tanggal 3 Agustus ada 297 dengan meliputi kasus sembuh 71,72 persen, kasus isolasi 23,91 persen, serta meninggal 3,38 persen, dan angka reproduksi efektif Lampung di atas satu, kita berharap penelusuran yang menyeluruh dapat cepat memutus mata rantai penularan," katanya.

Ia menjelaskan, menurut data yang dihimpun terdapat sejumlah Kabupaten/Kota yang memiliki jumlah angka kesakitan tinggi per 100.000 penduduk, meliputi Kabupaten Pesisir Barat dengan angka 30,15, Kota Bandarlampung berjumlah 11,69, Kota Metro 4,13.*

Baca juga: ACT Lampung ajak masyarakat bergotong royong bantu sesama

Baca juga: Objek wisata pantai di Lampung mulai ramai pengunjung

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar