Bang Yos: Rancangan ibu kota baru di Kaltim dilombakan saja

id Sutiyoso,Ibukota Baru,Pindah Ibukota,Kaltim,Kalimantan Timur,Jakarta

Bang Yos: Rancangan ibu kota baru di Kaltim dilombakan saja

Arsip. Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso membagikan pandangannya saat wawancara ekslusif dengan Antara di kantornya, Jalan Teluk Betung, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019). ANTARA/Ricky Prayoga/aa

Jakarta (ANTARA) - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menilai rancangan ibu kota negara baru yang rencananya akan berada di Kalimantan Timur (Kaltim) dilombakan saja seperti Ibu Kota Australia, Canberra.

"Karakteristik kota pengganti Jakarta, menurut saya dilombakan saja seperti Canberra, itu (rancangan) kota dilombakan dan insinyur Amerika yang menang," ucap Sutiyoso di Jakarta, Senin.

Baca juga: DPR dukung pemerintah tetapkan ibu kota baru
Baca juga: Ibu kota pindah, Anies: Jakarta tetap simpul kegiatan perekonomian


Menurut Bang Yos (sapaan akrab Sutiyoso), Indonesia bisa meniru Australia dalam membangun Canberra.

Di mana, menurut gubernur lima presiden tersebut, Canberra didirikan dari tanah kosong yang luas dengan berbagai fasilitas pendukung yang dibangun dengan terencana.

Bang Yos menyebut wacana pemindahan ibu kota ini merupakan kebijakan yang sudah lama, mulai dari era Presiden Soekarno dan era Presiden Soeharto yang tidak pernah terlaksana karena lebih banyak terkendala biaya.

"Kalau pemerintah sekarang menganggap sudah punya biaya, ya kita dukung, kenapa tidak kan. Paling tidak itu akan mengurangi beban Jakarta," ucapnya.

Baca juga: Menteri ATR: tanah ibu kota baru sudah diamankan
Baca juga: Pemerintah pastikan hutan lindung Kaltim tak akan terganggu


Bang Yos mengatakan Jakarta merupakan kota yang memiliki banyak fungsi yang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tapi pusat keberagaman, ekonomi, budaya, pendidikan dan lainnya.

"Jika sudah meninggalkan masalah-masalah yang sulit (pemerintahan). Nantinya kemacetan, kekumuhan, kriminalitas, itu bebannya akan berkurang. Tapi yang bisa menilai kita saatnya pindah itu pemerintah. Karena biaya tidak kecil," ucap dia menambahkan.

Pemerintah Indonesia sudah memutuskan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara, di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai kawasan untuk ibukota baru pemerintahan.

Baca juga: Peneliti: Presiden perlu bentuk Badan Otorita Pemindahan Ibu Kota
Baca juga: Aktivis sebut pemindahan ibu kota tunjukan Presiden seorang visioner

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar