Logo Header Antaranews Riau

Persib pilih GBLA untuk buka perjalanan Super League 2026/2027

Kamis, 3 September 2026 15:57 WIB
Image Print
Arsip- Ribuab Bobotoh saat memadati laga Persib Bandung pada ajang Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)

Jakarta (ANTARA) - Persib Bandung memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, menjadi markas untuk menjamu PSM Makassar pada laga perdana Super League 2026/2027, Minggu (6/9).

Kepastian itu disampaikan Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. GBLA dipilih setelah Persib tidak diperkenankan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang mulai memasuki masa pemeliharaan rumput sebagai bagian dari persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.

“Walaupun GBLA belum 100 persen, ya, tapi karena di Si Jalak Harupat sudah tidak boleh dipakai, nanti kita main di sini di GBLA. Mudah-mudahan semuanya lancar dan tidak ada masalah. Yang penting Persib dapat tiga poin,” kata Umuh di Bandung, Kamis.

Meski kondisi stadion belum sepenuhnya rampung, Umuh menegaskan hal tersebut tidak boleh mengganggu ambisi Persib untuk mengawali kompetisi dengan kemenangan.

Target tiga poin menjadi harga mati bagi Maung Bandung dalam pertandingan pembuka tersebut. Umuh pun berencana memberikan suntikan motivasi secara langsung kepada para pemain agar tetap fokus dan bekerja keras saat menghadapi PSM Makassar.

“Insyallah kalau lihat pemain-pemain sekarang. Walaupun tadi pun juga jangan dikatakan main bagus, main bagus, tapi kalau belum waktunya dan kita pun juga kalau bukan rezekinya kan juga bisa bahaya,” ujarnya.

Umuh mengatakan dirinya akan menemui skuad Persib menjelang pertandingan untuk menyampaikan pesan dan motivasi agar para pemain tampil maksimal sejak menit pertama.

“Saya akan menyampaikan juga satu-dua kata kepada mereka,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah menjelaskan bahwa Stadion Si Jalak Harupat memang sudah tidak dapat digunakan untuk pertandingan setelah Persib tampil di stadion tersebut pada 31 Agustus 2026.

“Setelah tanggal 31 Agustus dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput, Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League,” kata Dicky di Bandung.

Menurut Dicky, pemeliharaan rumput dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan siap digunakan dalam agenda FIFA ASEAN Cup 2026.

“Persib tidak diperkenankan tanggal 6 September bermain di Si Jalak Harupat karena sudah masa pemeliharaan menjelang FIFA ASEAN Cup,” ujarnya.

Dengan demikian, GBLA akan menjadi panggung bagi Persib untuk membuka perjalanan mereka di Super League 2026/2027. Dukungan Bobotoh dan kesiapan tim diharapkan menjadi modal penting bagi Persib untuk mengamankan tiga poin perdana.




Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026