
Pejabat Kuansing ikuti study lapangan PKA ke Pemkot Tangerang

"Kuansing membutuhkan ASN, Pejabat yang memiliki prestasi, SDM yang unggul agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal"
Teluk Kuantan (ANTARA) - Sebanyak 26 pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi, Riau mengikuti study lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Selasa.
Semua pejabat asal Kuansing tersebut merupakan bagian dari 51 peserta PKA yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri I (BBPKA-PDN I) Bukittinggi.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing, Muradi, Kamis, mengatakan, keikutsertaan lebih dari dua puluhan pejabat Kuansing dalam Diklat PKA adalah positif.
"Karena, Diklat itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Begara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing," katanya.
Dari kegiatan itu, berharap peserta PKA, termasuk dari Kuansing dapat bertambah ilmu dan nantinya memberikan kontribusi positif untuk Kuansing.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran peserta PKA agar benar - benar dapat belajar dalam berbagai bidang sehingga menjadi kompeten, mampu membawa perubahan di daerah.
Selama studi banding, para peserta diberi kesempatan melihat secara langsung berbagai inovasi dan terobosan yang telah diterapkan Pemerintah Kota Tangerang. Khususnya, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Rombongan peserta PKA didampingi sejumlah pembimbing dari BBPKA-PDN I Bukittinggi, di antaranya Pramana Wahyu Setiawan, Deswan Syam, Syamsir Oktaindi dan Adam Kurniadi.
"Semua berharap, kegiatan itu menambah wawasan bagi peserta," ujarnya.
Rombongan dipimpin Kepala BBPKA-PDN I Bukittinggi, Sarjayadi dan Balai tersebut sebelumnya dikenal sebagai PPSDM Regional Bukittinggi di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Setibanya di Pemkot Tangerang, rombongan peserta PKA diterima Wali Kota Tangerang Sachrudin yang diwakili Kepala BKP SDM Kota Tangerang, Jatmiko, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial dan Dinas Tanaman Pangan.
Setelah melakukan audiensi, peserta melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Tangerang.
Beberapa OPD yang menjadi lokasi kunjungan antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Tanaman Pangan, Dinas Sosial, serta Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin).
Kepala BBPKA-PDN I Bukittinggi, Sarjayadi mengatakan kegiatan studi banding bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta, melihat secara langsung berbagai inovasi dan terobosan yang telah diterapkan oleh OPD di Kota Tangerang.
"Berbagai praktik diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran yang bisa diadaptasi dan diterapkan di daerah masing-masing peserta,” ujar Sarjayadi.
Salah seorang peserta PKA asal Kuansing, Hevi H Antoni dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuantan Singingi, mengatakan kegiatan itu memberikan wawasan baru bagi dirinya maupun peserta lainnya.
“Program tersebut sudah membuka mata dan pengetahuan, Tangerang, punya terobosan yang baik di berbagai bidang," ujarnya.
Dalam kunjungan ke sejumlah OPD memberikan gambaran nyata pentingnya inovasi. Perubahan itu sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, 26 peserta asal Kuansing diharapkan mampu membawa pulang berbagai pengetahuan dan pengalaman, sehingga dapat meningkatkan kinerja.
Pewarta : Asripilyadi
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

