
Eala ukir sejarah di US Open, Gauff lolos dramatis ke babak ketiga

Jakarta (ANTARA) - Alexandra Eala terus menorehkan tinta emas bagi tenis Filipina. Petenis berusia muda itu mencetak sejarah dengan untuk pertama kalinya menembus babak ketiga US Open, sementara juara 2023 Coco Gauff juga memastikan langkahnya berlanjut setelah melewati perlawanan sengit Paula Badosa di New York, Jumat WIB.
Eala, yang menjadi unggulan ke-17, tampil meyakinkan saat menundukkan petenis Ukraina Oleksandra Oliynykova dua set langsung, 6-1, 6-4, dalam waktu satu jam empat menit di Louis Armstrong Stadium.
"Saya pikir kesabaran dan konsistensi fokus menjadi kunci untuk memenangi pertandingan hari ini," kata Eala seusai pertandingan, dikutip dari laman WTA.
Petenis Filipina itu langsung mengambil kendali sejak awal laga. Eala mencatat 19 pukulan winner dan hanya membuat 17 kesalahan sendiri. Ia juga lima kali mematahkan servis Oliynykova serta memenangi 11 dari 14 poin ketika maju ke depan net.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan Eala atas kekalahannya dari Oliynykova pada Internationaux de Strasbourg, Mei lalu. Saat itu, Eala sempat merebut set pertama sebelum akhirnya menyerah dalam pertandingan tiga set.
Perjalanan Eala di Flushing Meadows kini memasuki babak baru. Pada debutnya di undian utama US Open tahun lalu, ia hanya mampu mencapai babak kedua. Tahun ini, ia telah memastikan tiket ke babak 32 besar untuk pertama kalinya dan berpeluang mencatat pencapaian yang lebih besar.
Tantangan berikutnya tak kalah menarik. Eala akan berhadapan dengan unggulan ke-14 asal Amerika Serikat, Iva Jovic, yang juga merupakan salah satu teman dekatnya.
Keduanya bahkan sempat berbagi lapangan dalam pertandingan ekshibisi "Stars of the Open" pada pekan kualifikasi US Open. Dalam kesempatan tersebut, Jovic berhasil memenangi satu set yang mereka mainkan.
Gauff Singkirkan Badosa dalam Laga Ketat
Di pertandingan lainnya, Coco Gauff harus bekerja keras untuk memastikan tiket ke babak ketiga. Petenis Amerika Serikat itu menundukkan Paula Badosa 6-4, 7-6 (7-5) dalam pertandingan selama dua jam.
Kemenangan tersebut terasa semakin berarti bagi Gauff karena sekaligus mengakhiri rentetan dua kekalahan dari Badosa. Hasil itu membuat rekor pertemuan keduanya kini menjadi 4-5 untuk keunggulan Badosa.
Gauff terakhir kali mengalahkan petenis Spanyol tersebut pada China Open 2024.
Badosa memberikan tekanan kuat terutama pada set kedua. Ia sempat mematahkan servis Gauff untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Gauff kemudian kembali mendapatkan break pada gim ke-11, tetapi Badosa tak menyerah dan memaksakan pertandingan menuju tie-break.
Dalam fase penentuan tersebut, Gauff tampil lebih tenang. Ia akhirnya mengamankan kemenangan 7-5 sekaligus mencatat kemenangan kedelapannya dalam tie-break sepanjang musim ini.
"Saya pikir bagus bisa melalui pertandingan yang penuh tekanan. Bagi saya, ini menjadi tambahan kepercayaan diri yang besar," kata Gauff.
Gauff selanjutnya akan menghadapi petenis Spanyol Cristina Bucsa pada babak ketiga yang dijadwalkan berlangsung Minggu (6/9) WIB.
Sementara itu, perhatian publik tenis Filipina akan tertuju pada Eala. Setelah mencetak sejarah dengan mencapai babak 32 besar untuk pertama kalinya, ia kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk kembali memperpanjang catatan impresifnya di panggung Grand Slam.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

