Logo Header Antaranews Riau

Pemkab Inhu gelar festival budaya adat

Rabu, 2 September 2026 13:14 WIB
Image Print
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto dan Rombongan Pada Saat Acara Festival Budaya (ANTARA/ASRI)
"Festival budaya salah satu cara melestarikan seni aset daerah. Sehingga generasi mencintai budaya lokal"

Rengat (ANTARA) - Pemerintah Indragiri Hulu, Riau menggelar festival budaya adat masyarakat sebagai salah satu acara memperingati hari jadi Kecamatan Batang Peranap ke - 22.tahun 2026.

Bupati Inhu Ade Agus Hartanto pada saat menghadiri prosesi festival itu menyapa, memberikan amanah serta menyebutkan rasa bangga atas sukses pelaksanaan acara tersebut,

"Saya memberikan apresiasi kepada semua pihak, karena sukses menggelar acara dan berhasil melestarikan budaya," katanya di Peranap.

Bahkan, pada kesempatan itu, Bupati Inhu mengatakan berkomitmen untuk menyelenggarakan festival adat lebih meriah di masa mendatang. Agar, seni budaya dapat terus dilestarikan secara berkelanjutan sebagai aset daerah.

Festival budaya adalah acara perayaan yang menampilkan berbagai bentuk kesenian, tradisi, adat istiadat dan ekspresi identitas suatu masyarakat.

Tentunya, prosesi sakral yang menjadi kebanggaan masyarakat itu adalah untuk melestarikan tradisi, menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan diwariskan ke generasi muda.

Dampak positifnya, mampu meningkatkan pariwisata yakni menarik wisatawan lokal maupun asing untuk datang berkunjung ke daerah dan dapat membantu UMKM dan seniman lokal mendapatkan penghasilan tambahan.

"Selain itu, untuk mempererat kebersamaan, menyatukan masyarakat dan membangun rasa bangga terhadap identitas daerah," ujarnya.

Pada saat prosesi pesta budaya adat di Peranap di awali dengan tradisi arak-arakan mengusung hiasan bertingkat dari bambu dan kayu yang dihiasi bunga kertas warna-warni serta diisi makanan.

Bupati, Wakil Bupati Inhu bersama para tokoh adat dan masyarakat berjalan mengarak tabak. Arakan itu dimulai dari Balai Adat Desa Selunak menuju Aula Kantor Camat Batang Peranap.

Setibanya di Aula Kantor Camat, acara dilanjutkan dengan pembacaan sinopsis adat hingga prosesi "Caca Inai" di mana pimpinan daerah dan tokoh adat memoleskan inai kepada pengantin.

Acara itu bukan saja sukses, tetapi menyita perhatian ribuan masyarakat setempat. Bahkan bisa viral nasional dan menyapa dunia dengan tradisi adat yang sangat langka tersebut.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026