
Dari berkali-kali gagal mendapat beasiswa hingga berkarier di Taiwan, kisah Thessa Lawrencia menemukan jalan melalui TELADAN

Pekanbaru (ANTARA) - Kegagalan mendapatkan beasiswa beberapa kali tidak membuat Thessa Lawrencia berhenti mencoba. Bagi perempuan asal Pekanbaru, Riau, tersebut, kegagalan justru menjadi bagian dari perjalanan yang membawanya pada kesempatan untuk berkembang hingga melanjutkan pendidikan ke Taiwan dan berkarier di bidang Finance & Accounting.
“Lebih baik mencoba daripada tidak mencoba sama sekali. Kalau mencoba, rasio berhasil dan gagal adalah 50:50. Sedangkan kalau tidak mencoba, sudah pasti 100 persen tidak berhasil,” ujar Thessa.
Prinsip itu dipegangnya sejak menjadi mahasiswa Akuntansi Universitas Riau. Saat mencari informasi beasiswa di internet, Thessa menemukan Beasiswa Kepemimpinan TELADAN dari Tanoto Foundation. Setelah sebelumnya gagal dalam sejumlah seleksi beasiswa, ia kembali mencoba.
Pada 2020, usahanya membuahkan hasil. Thessa lolos seleksi dan menjadi salah satu Tanoto Scholar dari Universitas Riau.
Bagi Thessa, TELADAN tidak hanya memberikan dukungan pendidikan. Program tersebut juga membuka kesempatan baginya untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memperluas pengalaman di luar ruang kelas.
Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah ketika mengikuti Lead Self Camp di Bandung. Selama sekitar satu minggu, ia bersama penerima TELADAN dari berbagai perguruan tinggi mengikuti pelatihan, berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta melakukan refleksi diri.
“Di sana kami belajar memahami diri sendiri, berani mengungkapkan pendapat, berdiskusi, dan mengevaluasi diri,” katanya.
Pengalaman tersebut memperkuat dua nilai yang kemudian melekat pada dirinya, yakni grit dan strive for excellence —kegigihan untuk terus berusaha dan dorongan untuk memberikan yang terbaik.
Nilai tersebut ia terapkan selama menjalani perkuliahan. Thessa aktif dalam organisasi dan kompetisi serta mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi. Ia berhasil meraih penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi Junior Universitas Riau pada 2020.
Melalui TELADAN, ia juga memperoleh kesempatan mengikuti pengalaman belajar internasional, antara lain summer school di Korea University dan Harvard Business School online.
Berbagai pengalaman itu perlahan mengubah cara Thessa memandang pendidikan. Baginya, kuliah tidak hanya tentang nilai dan gelar, tetapi juga tentang membangun kapasitas diri, jejaring, serta keberanian mencoba peluang baru.
Dari Rencana Bekerja hingga Kuliah di Taiwan
Melanjutkan pendidikan ke luar negeri sebenarnya tidak pernah menjadi rencana awal Thessa. Setelah menyelesaikan S1, ia semula ingin langsung bekerja.
Kesempatan tersebut berubah ketika Universitas Riau membuka program kerja sama Fast Track 3+2 dengan Ming Chi University of Technology di Taiwan. Program ini merupakan jalur akselerasi yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 dalam lima tahun, dengan tahun keempat S1 sekaligus menjadi tahun pertama perkuliahan S2.
Thessa kembali memilih untuk mencoba.
Pada tahun pertama di Taiwan, ia berstatus sebagai exchange student dan memperoleh dukungan sponsorship dari TELADAN untuk masa persiapan dan awal studinya. Pada tahun kedua, ia melanjutkan sebagai mahasiswa program magister dalam program International Master of Business Administration (IMBA).
“Awalnya saya tidak pernah berpikir untuk S2, apalagi S2 di luar negeri. Tetapi ketika kesempatan itu datang, saya merasa harus mencobanya,” tutur Thessa.
Hidup di Taiwan kemudian menjadi pengalaman baru. Selain menghadapi tuntutan akademik, Thessa harus beradaptasi dengan lingkungan dan budaya yang berbeda. Ia juga bekerja paruh waktu untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup serta mengikuti kursus bahasa Mandarin setiap minggu.
Pengalaman tersebut mengajarkannya mengelola waktu dan menjadi lebih mandiri.
“Saya harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan part-time, belajar bahasa Mandarin, dan berbagai aktivitas lainnya. Dari situ saya belajar bahwa kesempatan yang besar juga datang dengan tanggung jawab yang besar,” ujarnya.
Pada 2024, Thessa menyelesaikan Pendidikan magisternya di Taiwan. Kini, ia bekerja di negara tersebut di bidang Finance & Accounting.
Jika melihat kembali perjalanannya, Thessa menyadari bahwa tidak semua hal dalam hidup berjalan sesuai rencana. Ia pernah gagal mendapatkan beasiswa dan semula tidak pernah membayangkan akan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Namun, ia memilih terus mencoba.
“Saya merasa semua kegagalan di awal seperti mengatakan bahwa ada hal yang lebih baik di depan yang sedang menunggu,” katanya.
Bagi Thessa, perjalanan bersama TELADAN menjadi salah satu bagian penting dari proses tersebut. Tidak hanya melalui dukungan pendidikan, tetapi juga pengalaman kepemimpinan, jejaring, dan kesempatan pengembangan diri yang mendorongnya berani mengambil peluang baru.
Kini, ketika melihat mahasiswa lain yang sedang mengejar pendidikan dan masa depan, Thessa ingin membagikan pesan yang sama dengan prinsip yang ia pegang sejak awal.
“Terus bersemangat dan jangan gampang menyerah. Kita tidak pernah tahu kesempatan mana yang akhirnya mengubah hidup kita,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan ketika Program Beasiswa Kepemimpinan TELADAN kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa baru. Bagi Thessa, sebuah kesempatan tidak harus langsung terlihat besar untuk menjadi berarti.
Baginya, semuanya bisa dimulai dari satu hal sederhana: berani mencoba.
Melalui Beasiswa Kepemimpinan TELADAN, Tanoto Foundation membuka kesempatan bagi anak muda dengan semangat seperti Thessa. Beasiswa terbuka bagi mahasiswa S1 semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan, jejaring, dan kontribusi sosial melalui TELADAN Cohort 2027.
10 perguruan tinggi mitra tersebut yakni Universitas Riau (Unri), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Mulawarman (Unmul). Pendaftaran dibuka hingga 7 September 2027, dan informasi lengkap dapat diakses melalui https://bit.ly/JadiTELADAN2027.
Pewarta : Darto
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

