Logo Header Antaranews Riau

Sabalenka buka perburuan gelar US Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan

Selasa, 1 September 2026 14:37 WIB
Image Print
Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka mengawali perjuangannya mempertahankan gelar US Open 2026 dengan mengalahkan Camila Osorio. (X/WTA)

Jakarta (ANTARA) - Aryna Sabalenka mengawali misi mempertahankan gelar US Open 2026 dengan langkah meyakinkan. Petenis nomor satu dunia itu menundukkan Camila Osorio dua set langsung 6-2, 6-4 dalam waktu satu jam 27 menit di New York, Selasa WIB.

Kemenangan atas petenis Kolombia tersebut memperpanjang dominasi Sabalenka di Flushing Meadows. Ia kini mengoleksi 14 kemenangan beruntun di US Open, sekaligus memperpanjang rekor impresifnya menjadi 24 kemenangan berturut-turut pada pertandingan babak pertama Grand Slam.

Meski menang dua set langsung, perjalanan Sabalenka tidak sepenuhnya mulus. Unggulan pertama itu sempat tampil tidak konsisten dengan mencatatkan 23 unforced error, termasuk empat double fault. Namun, agresivitasnya tetap menjadi pembeda dengan menghasilkan 32 winner sepanjang pertandingan.

"Dia mulai lebih maju sedikit dan bermain lebih agresif, sehingga memaksa saya mundur. Dia bermain bagus, memberikan perlawanan dan bertarung dengan sangat baik," kata Sabalenka seperti dikutip dari WTA.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Tiga break servis terjadi secara beruntun pada tiga gim pertama, sebelum Sabalenka akhirnya menemukan ritmenya.

Osorio kesulitan mengendalikan servisnya. Ia melakukan lima double fault dalam dua gim servis pertamanya, termasuk dua kesalahan ganda berturut-turut yang membuatnya kehilangan servis dan tertinggal 1-2.

Sabalenka kemudian menunjukkan ketenangan saat berada dalam tekanan. Ia menyelamatkan satu break point melalui sebuah ace sebelum mempertahankan servisnya untuk pertama kali.

Momentum pun beralih sepenuhnya ke tangan petenis Belarus tersebut. Dengan kombinasi pukulan keras dan tekanan dari baseline, Sabalenka terus memaksa Osorio bertahan hingga merebut set pertama 6-2.

Memasuki set kedua, Sabalenka kembali mendapatkan break lebih awal setelah Osorio melakukan double fault dan dua kesalahan forehand. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama.

Sejumlah kesalahan dari Sabalenka memberi kesempatan kepada Osorio untuk bangkit. Petenis peringkat 59 dunia itu mulai tampil lebih percaya diri dan mengubah pola permainan dengan sesekali maju ke net, melepaskan drop shot, serta memanfaatkan lob.

Strategi tersebut membuat Sabalenka berada dalam tekanan. Osorio bahkan memperoleh dua break point untuk berbalik unggul 4-2.

Namun, pengalaman dan ketenangan Sabalenka kembali berbicara. Ia menggagalkan kedua peluang tersebut melalui rangkaian pukulan backhand sebelum mengamankan servisnya.

Pertarungan kemudian memasuki fase krusial ketika skor mencapai 4-4. Double fault kesembilan Osorio membuka celah bagi Sabalenka untuk merebut break penting.

Kesempatan itu tidak disia-siakan. Sabalenka mempertahankan keunggulannya dan menutup pertandingan pada match point kedua melalui sebuah service winner.

Kemenangan tersebut menjadi awal penting bagi Sabalenka dalam misi mempertahankan gelar sekaligus menjaga posisi puncak peringkat WTA.

Tekanan yang dihadapi Sabalenka cukup besar. Ia harus mempertahankan gelar di Flushing Meadows agar tetap bertahan sebagai petenis nomor satu dunia. Jika gagal melakukannya, Sabalenka berpotensi merosot hingga peringkat keempat.

Selain mempertaruhkan posisi di peringkat dunia, US Open juga menjadi kesempatan bagi Sabalenka untuk menyelamatkan musim Grand Slam-nya. Ia berisiko menutup 2026 tanpa gelar Grand Slam untuk pertama kalinya sejak 2022.

Sabalenka sebelumnya mengawali tahun dengan gemilang. Ia menjuarai Indian Wells dan Miami secara beruntun pada Maret untuk melengkapi Sunshine Double. Namun, performanya kemudian menurun. Sejak saat itu, ia belum kembali mencapai final dan beberapa kali kehilangan pertandingan setelah sempat berada dalam posisi unggul.

Pada babak kedua US Open, Sabalenka akan menghadapi petenis kualifikasi Polina Iatcenko, peringkat 160 dunia.

Iatcenko melangkah ke babak kedua setelah mencatat kemenangan perdana di babak utama Grand Slam dengan menundukkan Renata Zarazua 4-6, 6-4, 7-6(7) dalam pertandingan maraton selama tiga jam 27 menit.

Pertemuan tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi Sabalenka dalam upayanya mempertahankan mahkota US Open sekaligus mempertahankan singgasananya di puncak tenis putri dunia.




Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026