Logo Header Antaranews Riau

Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berpeluang ciptakan All Indonesian final di Monterrey

Sabtu, 22 Agustus 2026 12:55 WIB
Image Print
Petenis ganda putri Indonesia Janice Tjen (kiri) dan Aldila Sutjiadi (kanan) meluapkan kegembiraannya usai menang atas petenis Thailand Peangtarn Plipuech dan Mananchaya Sawangkaew pada final tenis ganda putri SEA Games 2025 di National Tennis Development Center, Pak Kret, Nothanburi, Bangkok, Thailand, Jumat (19/12/2025). Aldila dan Janice berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan petenis Thailand Peangtarn Plipuech dan Mananchaya Sawangkaew dengan skor 2-0 (6-2, 6-1). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/YU)

Jakarta (ANTARA) - Dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, berpeluang menciptakan sejarah dengan menghadirkan All Indonesian final pada nomor ganda putri WTA 500 Monterrey Open 2026 di Monterrey, Meksiko.

Peluang tersebut terbuka setelah Janice dan Aldila menempati jalur undian berbeda dalam turnamen lapangan keras luar ruang yang digelar di Club Sonoma tersebut.

Aldila akan berpasangan dengan Liu Kichenok, sedangkan Janice kembali tampil bersama Katarzyna Piter. Kedua pasangan dijadwalkan melakoni pertandingan babak 16 besar pada Minggu (23/8).

Janice/Piter langsung mendapat ujian berat karena harus menghadapi pasangan unggulan kedua, Shuai Zhang/Xinyu Jiang. Di sisi lain, Aldila/Liu Kichenok akan berhadapan dengan Giuliana Olmos/Desirae Krawczyk.

Jika sama-sama mampu melaju, jalan menuju final masih menyisakan dua pertandingan bagi masing-masing pasangan. Artinya, Janice dan Aldila harus melewati dua rintangan lagi untuk mewujudkan duel sesama petenis Indonesia di partai puncak.

Aldila datang ke Monterrey dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejumlah hasil positif dalam beberapa turnamen terakhir. Pada Cincinnati Open 2026, ia yang berpasangan dengan Erin Routliffe berhasil mencapai perempat final sebelum dihentikan pasangan Ceko Marie Bouzkova/Linda Noskova lewat pertarungan dua set, 5-7, 5-7.

Sebelumnya, Aldila/Erin juga sukses menjuarai DC Open di Washington pada awal Agustus. Gelar tersebut menjadi trofi WTA 500 kedua Aldila musim ini setelah sebelumnya meraih gelar di Bad Homburg Open pada akhir Juni.

Sementara itu, Janice juga membawa pengalaman berharga dari Cincinnati. Pada nomor tunggal, petenis Indonesia tersebut berhasil melangkah hingga babak 16 besar sebelum perjalanannya dihentikan juara French Open 2026, Mirra Andreeva.

Janice juga tampil di nomor ganda Cincinnati bersama Piter. Menariknya, mereka harus menelan kekalahan dramatis dalam tiga set dari Shuai Zhang/Xinyu Jiang, pasangan yang kini kembali menjadi lawan mereka pada babak 16 besar Monterrey.

Pertemuan tersebut membuat laga pembuka Janice/Piter di Monterrey menjadi kesempatan untuk membalas kekalahan sekaligus membuka jalan menuju babak selanjutnya.

Monterrey Open, atau Abierto GNP Seguros, pertama kali digelar pada 2009. Turnamen tersebut kemudian menjadi bagian dari WTA Tour pada 2021 sebagai turnamen level WTA 250 sebelum naik kelas menjadi WTA 500 pada 2024.

Jika Janice dan Aldila mampu menjaga langkah mereka tetap seirama hingga akhir turnamen, Monterrey berpotensi menjadi panggung lahirnya final sesama petenis Indonesia di level WTA 500.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026