Logo Header Antaranews Riau

Media ungkap AS perluas operasi intelijen di Kuba

Kamis, 6 Agustus 2026 14:44 WIB
Image Print
Anak-anak bermain sepak bola di sebuah alun-alun saat pemadaman listrik nasional berlangsung di Havana, Kuba, Selasa (14/7/2026). ANTARA/Xinhua/Joaquin Hernandez/aa.

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) mengerahkan personel intelijen tambahan ke Kuba dan meningkatkan aktivitas intelijennya di negara Karibia tersebut dalam beberapa bulan terakhir, demikian dilaporkan Politico pada Selasa (4/8).

Mengutip sejumlah sumber, laporan tersebut mengungkapkan bahwa AS baru-baru ini mengirim personel dan sumber daya intelijen ke Kuba, menggambarkan peningkatan kehadiran intelijen tersebut sebagai langkah taktis kunci yang dapat membuka jalan bagi kemungkinan intervensi militer AS.

Laporan itu menambahkan bahwa operasi militer AS sering kali didahului oleh peningkatan aktivitas intelijen.

Sumber lain mengatakan bahwa langkah itu mencerminkan peningkatan kehadiran Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA) di Kuba belakangan ini, menurut laporan tersebut.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa AS telah melakukan berbagai aktivitas intelijen di Kuba selama beberapa dekade, sebagaimana yang juga dilakukannya di berbagai belahan dunia lainnya.

Pada akhir Maret, Presiden AS Donald Trump mengancam bahwa "Kuba adalah target berikutnya" menyusul serangan AS terhadap Venezuela dan Iran.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026