
Pertemuan IMT-GT ke-9 gelar seminar kota hijau di Pekanbaru Riau

Pekanbaru, (ANTARA) - Pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 memulai rangkaian kegiatan pertama dengan menggelar Seminar Kota Hijau bertajuk "Green Cities Mayors Council" (GCMC) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Director Centre for IMT GT Sub Regional Cooperation, Amri Bukhairi Bakhtiar mengatakan seminar ini berfokus pada keberlanjutan dan pengembangan kota. Kegiatan ini digelar tiap tahun untuk melihat kembali apa yang telah dicapai, bagaimana progresnya serta menelusuri apa yang menjadi kendala.
"Jadi ini adalah platform untuk setiap kota datang bersama dan melaporkan apa yang sudah dilakukan satu tahun belakangan dan berbagi pengalaman apa tantangan serta apa yang telah dilakukan dengan baik," katanya di Pekanbaru, Rabu.
Menurutnya saat ini ada 5 kota utama yang yang menjadi proyek percontohan karena memiliki rencana aksi kota hijau. Untuk itu pada kesempatan ini mereka menunjukkan apa yang mereka capai sesuai dengan "sustainable development goals".
Pihaknya akan bekerjasama secara dekat dengan kota tersebut seperti di Indonesia yakni Kota Medan, Sumatra Utara dan Batam, Kepulauan Riau. Kota ini menjadi percontohan dan selanjutnya akan menyusul banyak kota di Indonesia yang berencana akan mengikuti rencana aksi kota hijau.
"Terkait kriteria kita tidak terlalu membatasi selama kota itu berlokasi di area Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Kalau di Indonesia di Pulau Sumatera, Malaysia di Semenanjung Malaysia dan Thailand di Thailand Selatan. Silahkan mengajukan dan bergabung dengan kami lalu tunjukkan kerja yang berkelanjutan dan apa yang dilakukan untuk mencapai SDG's yang kami miliki," ungkapnya.
Untuk pengembangan tersebut lanjut dia pihaknya didukung Asia Development Bank dan United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific yang bermarkas di Bangkok Thailand. Selain itu ada juga GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) yang merupakan perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman yang bergerak di bidang kerja sama pembangunan global.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan konsep "green city" yang diusung dalam seminar tersebut sejalan dengan visi Pekanbaru Lestari. Menurutnya, pembangunan kota hijau tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau tertatanya kawasan perkotaan, tetapi juga dari komitmen menjaga kelestarian alam.
"Green city sama dengan Pekanbaru Lestari. Tema yang akan kita bawa selama dua hari ini mengingatkan kita bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tentang gedung-gedung, tetapi juga menjaga alam, karena menjaga alam adalah menjaga masa depan anak-anak kita," ujar Agung.
Agung menambahkan, seminar GCMC IMT-GT ke-9 menjadi wadah penting untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai sesi seminar bersama para tokoh yang memiliki rekam jejak dalam pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

