Logo Header Antaranews Riau

Presiden Meksiko kecam tarif AS, dorong solusi perdagangan yang lebih adil

Rabu, 5 Agustus 2026 13:39 WIB
Image Print
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. ANTARA/Anadolu/py.

Mexico City (ANTARA) - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum kembali melontarkan kritik terhadap kebijakan tarif yang diterapkan Amerika Serikat (AS), seraya menyerukan pendekatan baru yang dinilai lebih efektif untuk memperkuat perekonomian kawasan.

Dalam konferensi pers harian di Istana Nasional pada Selasa (4/8), Sheinbaum menegaskan bahwa Meksiko belum menerima kebijakan tarif tersebut. Ia menilai perang tarif bukanlah jalan terbaik untuk meningkatkan daya saing ekonomi regional.

"Kami belum setuju dengan tarif tersebut ... begitu pula hampir semua negara lain, karena kami percaya ada mekanisme lain ... untuk memperkuat satu kawasan ekonomi dibandingkan kawasan lainnya," ujar Sheinbaum.

Pernyataan itu muncul ketika perdebatan mengenai kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump semakin memanas di dalam negeri. Sebanyak 25 negara bagian AS diketahui mengajukan gugatan hukum untuk menentang pemberlakuan tarif baru secara luas terhadap impor dari sebagian besar mitra dagang Washington.

Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Perdagangan Internasional AS tersebut berupaya membatalkan tarif sebesar 10 persen hingga 12,5 persen. Para penggugat menilai kebijakan itu telah melampaui kewenangan eksekutif pemerintah AS.

Sheinbaum mengakui bahwa kebijakan perdagangan merupakan kewenangan pemerintah AS. Namun, ia menekankan bahwa kerja sama ekonomi regional akan lebih kuat jika negara-negara memilih dialog dan strategi pembangunan bersama ketimbang meningkatkan hambatan perdagangan.

Menurutnya, terdapat berbagai alternatif yang dapat ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan tanpa harus bergantung pada penerapan tarif.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026