
Langkah Janice Tjen terhenti di Semifinal DC Open, torehan impresif tetap terukir

Jakarta (ANTARA) - Perjalanan petenis putri Indonesia Janice Tjen di turnamen bergengsi WTA 500 Mubadala DC Open harus berakhir di babak semifinal. Berpasangan dengan petenis China Shuai Zhang, Janice harus mengakui keunggulan duet Andreja Klepac/Makoto Ninomiya dalam laga sengit di Washington, D.C., Amerika Serikat, Jumat waktu setempat.
Tjen/Zhang kalah melalui pertarungan tiga set dengan skor 4-6, 7-5, 7-10. Meski gagal melaju ke final, penampilan pasangan ini menunjukkan daya juang tinggi setelah mampu memaksa laga ditentukan melalui set pamungkas.
Dalam pertandingan berdurasi satu jam 35 menit tersebut, Tjen/Zhang sempat memberikan tekanan kuat kepada lawan. Pada set pertama, keduanya mampu mengimbangi permainan Klepac/Ninomiya hingga kedudukan 4-4. Namun, pasangan lawan tampil lebih efektif di fase akhir set dan mengamankan kemenangan 6-4.
Memasuki set kedua, Klepac/Ninomiya kembali memulai dengan baik dan sempat unggul 2-0. Tidak tinggal diam, Tjen/Zhang menunjukkan mental bertanding yang kuat dengan membalikkan keadaan hingga unggul 5-2. Perlawanan sengit terjadi setelah itu, tetapi Tjen/Zhang mampu menjaga konsistensi untuk merebut set kedua dengan skor 7-5.
Pertandingan pun berlanjut ke set penentuan. Dalam format super tie-break, Klepac/Ninomiya tampil lebih tenang dan akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 10-7.
Meski langkahnya terhenti, pencapaian Janice Tjen bersama Shuai Zhang tetap menjadi catatan positif. Mereka mampu melewati sejumlah lawan tangguh sebelum mencapai empat besar turnamen level WTA 500 tersebut.
Pada babak 16 besar, Tjen/Zhang tampil meyakinkan dengan menyingkirkan pasangan Kamilla Rakhimova/Fang Hsien Wu dua set langsung, 6-3, 6-4. Sementara itu, di perempat final, mereka menunjukkan daya juang luar biasa saat menaklukkan duet Miyu Kato (Jepang)/Giuliana Olmos (Meksiko) melalui laga tiga set, 4-6, 6-2, 10-0.
Perjalanan di Washington menjadi salah satu penampilan terbaik Janice Tjen di level turnamen internasional, sekaligus memperlihatkan bahwa petenis muda Indonesia tersebut mampu bersaing dengan pemain-pemain papan atas dunia.
Pewarta : Aldi Sultan
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

