
Pemkab Siak Riau tanam 5.050 bibit pohon sepanjang 15 kilometer di Jalur Mempura-Dayun

Siak, Riau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau menanam 5.050 bibit pohon dalam kegiatan Penghijauan Jalan Dua Jalur Mempura-Dayun atau jalan lurus jembatan Siak sepanjang 15 kilometer sebagai bagian dari program pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, Amin Soimin, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut didanai melalui anggaran Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) Tahun 2026. Bibit yang ditanam terdiri atas berbagai jenis pohon pelindung, seperti trembesi dan angsana, serta tanaman buah lokal, di antaranya mangga, matoa, dan manggis.
"Alhamdulillah, program ini dapat terlaksana untuk terus memperjuangkan pemanfaatan anggaran DBH DR dari pemerintah pusat. Berkat dukungan tersebut, anggaran ini akhirnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di Kabupaten Siak," kata Amin di Siak, Kamis.
Ia berharap ribuan bibit yang ditanam tidak berhenti sebagai simbol kegiatan, tetapi benar-benar tumbuh dan dirawat bersama. Menurut dia, manfaat penghijauan memang tidak dirasakan dalam waktu singkat, namun akan menjadi investasi lingkungan yang memberi keteduhan, memperbaiki kualitas udara, dan diwariskan kepada anak cucu di masa mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan, Bupati Siak juga menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan siswa SMA Negeri 1 Siak dan SMP Negeri 1 Mempura yang turut ambil bagian dalam gerakan penanaman bibit pohon serentak bertajuk "Sinergi Hebat, Lingkungan Lestari".
Bupati Siak, Afni menyampaikan keberhasilan penghijauan bukan diukur dari banyaknya pohon yang ditanam saja, melainkan dari kepedulian untuk merawatnya hingga tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.
"Rugi kalau kita tidak menanam. Ambil minimal satu bibit pohon. Ingat tempatnya. Kalau pohonnya rusak, sampaikan ke DLH. Kalau layu, tolong bersedekah air untuk menyiramnya. Kalau ada rezeki, beli lah pupuknya. pupuk sendiri, jangan menunggu dari DLH saja," pesan Afni.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

