
Tindaklanjuti kemunculan harimau di Inhil, BB KSDA Riau pasang kamera trap

Pekanbaru, (ANTARA) - Petugas Konservasi Sumber Daya Alam Riau (BBKSDA) memasang kamera jebakan untuk memantau dan menindaklanjuti laporan kemunculan harimau (Panthera tigris) yang menyerang ternak warga di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan bahwa ia telah mengirim tim beranggotakan enam orang yang dipimpin oleh Bambang Santoso. Tim di lapangan juga telah memasang kamera jebakan di Dusun Bukit untuk mengetahui apakah ada harimau di daerah tersebut.
"Teman-teman saya sudah berada di lapangan, ya mereka sudah memasang kamera jebakan," katanya di Pekanbaru, Rabu.
Selain memasang kamera jebakan, tim BBKSDA Riau juga berhasil memantau aktivitas di sekitar Dusun Bukit menggunakan drone atau kamera tanpa awak. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda pergerakan hewan tersebut.
Diketahui bahwa daerah ini, selain dipenuhi semak belukar, juga merupakan bekas perkebunan kelapa yang sudah tidak produktif lagi. Sedangkan jarak antara Dusun Bukit dan Desa Danai kurang lebih 4 kilometer.
Kepala desa Danai Halim mengatakan bahwa lokasi bekas hewan bergaris itu telah ditemukan. Bahkan, menurutnya, warga sempat melihat hewan tersebut.
"Beberapa orang melihat seekor harimau di Dusun Bukit, satu ekor. Tetapi jika Anda melihat jejaknya, diperkirakan ada dua ekor. Karena dari bekas lokasi harimau, ada yang besar dan ada yang kecil," kata Halim.
Sebelumnya, kemunculan harimau di Desa Danai telah berlangsung selama lima hari terakhir. Warga yang biasanya berkebun takut beraktivitas karena beberapa ternak peliharaan mereka telah menjadi mangsa.
"Semoga masalah ini bisa segera ditangani oleh BBKSDA, karena sekarang orang-orang takut berkebun," katanya.
Berita ini telah ditayangkan di Antaranews.com dengan judul: BBKSDA Riau memasang kamera jebakan untuk memantau kemunculan harimau di Inhil
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

