
Pemkab Kuansing ajak perusahaan untuk sukseskan festival pacu jalur 2026

"Festival pacu jalur di Tepian Narosa Kota Teluk Kuantan adalah pesta tahunan. Viral dan mendunia"
Teluk Kuantan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau optimal program perhelatan akbar seni budaya Festival Pacu Jalur Tradisional (FPJ-T) di Tepian Narosa Kota Teluk Kuantan Agustus 2026.
Untuk mensuksekannya, pemerintah menggandeng dunia usaha untuk mendukung penyelenggaraan festival tersebut.
Pelaksana Tugas Bupati Kuansing Mukhlisin, Rabu, mengatakan, langkah tersebut diambil menyusul keterbatasan anggaran daerah.
"Pasalnya, anggaran yang ada belum mampu menutupi seluruh kebutuhan pelaksanaan agenda budaya tahunan tersebut," katanya di Teluk Kuantan.
Total kebutuhan anggaran Festival Pacu Jalur 2026 diperkirakan mencapai Rp6,7 miliar, sementara dana yang tersedia dalam APBD 2026 baru sekitar Rp1,2 miliar.
Menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Kuansing mengundang sekitar 15 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kuansing.
Langkah awal, Plt Bupati Kuansing Mukhlisin di dampingi Plh Sekda Muradi menggelar rapat bersama dengan seluruh instansi terkait dan panitia FPJ.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah perusahaan menyatakan komitmennya mendukung penyelenggaraan festival yang tahun ini mengusung tema "Budaya Lestari, Ekonomi Berseri."
Muklisin mengatakan tema tersebut mencerminkan harapan agar FPJ tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Dengan FPJ, sejumlah hasil usah kecil masyarakat akan berkembang dan menjadi perhatian pengunjung nantinya.
Selain itu, dari sektor perhotelan, pemasukan bagi pemilik akan melonjak,. Sebab, hotel akan penuh, menerima tamu dari berbagai daerah.
Sedangkan, dari pendapatan perparkiran juga akan menguntungkan. Jadi, semua bidang akan berpotensi menguntungkan Kuansing.
"Persoalannya, kemampuan keuangan daerah untuk melaksanakan festival itu masih terbatas. Sebab, pemerintah tidak dapat menanggung seluruh kebutuhan penyelenggaraan festival secara mandiri," jelasnya.
Karena itu, pemerintah mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kuansing untuk berpartisipasi melalui dukungan terhadap pelaksanaan FPJ 2026 secara maksimal.
Muklisin menilai perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha di Kuansing juga memiliki tanggung jawab sosial. Harus selalu aktif berkontribusi.
Menyikapi kekurangan anggaran untuk melaksanakan pesta rakyat tersebut, salah satu warga Kuansing Nori ( 42) mengatakan, pihak swasta, pemilik usaha dan perusahaan yang beroperasi di Kuansing harus membantu.
Bantuan berupa dana mauoun fasilitas pendukung dukung lainnya. Sebab, festival pacu jalur nasional adalah milik bersama.
"Jangan ada keraguan pihak perusahaan. Optimalisasi dalam mensukseskan pesta rakyat di Kuansing," pintanya.
Berkaitan dengan pentingnya peran serta semua pihak memberikan bantuan, pihak perusahaan, swasta belum dapat dikonfirmasi.
Pewarta : Asripilyadi
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

