Logo Header Antaranews Riau

Rachel/Febi salip Ana/Trias, resmi jadi ganda putri Indonesia tertinggi

Selasa, 28 Juli 2026 16:58 WIB
Image Print
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose (kanan) dan Febi Setianingrum (kiri) mengembalikan kok ke arah ganda putri China Liu Sheng Shu dan Tan Ning pada semifinal Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Rose/Febi gagal melaju ke final usai kalah dua gim 17-21 dan 16-21. ANTARA FOTO/Fauzan/hma (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mencatat tonggak penting dalam karier mereka setelah resmi menjadi pasangan putri Indonesia dengan peringkat tertinggi dunia. Berdasarkan daftar ranking terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis pada Selasa, Rachel/Febi naik dua tingkat ke posisi ke-12 dunia, sekaligus menyalip Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (Ana/Trias).

Rachel/Febi kini mengoleksi 58.326 poin, unggul 2.152 poin atas Ana/Trias yang turun satu peringkat ke posisi ke-13 dengan 56.174 poin dari 18 turnamen. Lonjakan peringkat tersebut menjadi buah manis dari penampilan impresif Rachel/Febi pada ajang China Open 2026 di Changzhou, China.

Dalam turnamen level Super 1000 itu, Rachel/Febi tampil solid dengan menyingkirkan pasangan Amerika Serikat Lauren Lam/Allison Quynh Lee lewat pertarungan tiga gim 17-21, 21-11, 21-19 pada babak 16 besar. Langkah mereka baru terhenti di perempat final setelah kalah 18-21, 18-21 dari unggulan kedelapan asal China, Li Yi Jing/Luo Xu Min.

Sebaliknya, Ana/Trias gagal mempertahankan posisinya setelah langsung tersingkir pada babak pertama China Open. Hasil tersebut membuat mereka harus rela digeser Rachel/Febi sebagai pasangan putri terbaik Indonesia di ranking dunia.

Indonesia kini memiliki tiga wakil ganda putri yang menghuni 20 besar dunia. Selain Rachel/Febi di posisi ke-12 dan Ana/Trias di peringkat ke-13, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga tetap bertahan di posisi ke-16 dengan koleksi 53.363 poin dari 13 turnamen.

Sementara itu, persaingan di papan atas dunia juga mengalami perubahan. Pasangan China Liu Sheng Shu/Tan Ning masih kukuh sebagai ganda putri nomor satu dunia dengan 115.317 poin setelah menjuarai China Open 2026.

Posisi kedua kini ditempati pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto yang naik satu tingkat usai menjadi finalis China Open dengan raihan 97.006 poin. Kenaikan tersebut membuat pasangan Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee turun ke peringkat ketiga dengan 94.254 poin.

Pasangan China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian juga mencuri perhatian setelah naik dua tingkat ke posisi keempat dengan 90.460 poin, menggeser pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang kini berada di urutan kelima dengan 86.800 poin.

Di luar tiga pasangan utama Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine tetap bertahan di peringkat ke-32 dengan 39.700 poin. Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani turun satu posisi ke peringkat ke-45 dengan 28.060 poin.

Sementara itu, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu naik tiga tingkat ke posisi ke-55 dengan 26.260 poin meski pasangan tersebut sudah tidak lagi aktif. Kombinasi Lanny/Amallia berada di peringkat ke-62 dengan 24.550 poin, sedangkan nama Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti masih tercatat di posisi ke-90 berkat akumulasi poin saat keduanya masih berpasangan.

Keberhasilan Rachel/Febi menembus peringkat ke-12 dunia sekaligus menjadi sinyal positif bagi regenerasi sektor ganda putri Indonesia. Dengan tiga pasangan berada di jajaran 20 besar dunia, peluang Merah Putih untuk bersaing di turnamen-turnamen elite BWF semakin terbuka lebar.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026