
Bupati Ade Agus Hartanto akhiri roadshow ke Kementrian Koperasi

"Roadshow Pemkab Inhu berjalan lancar, semua berharap membuahkan hasil optimal untuk kesejahteraan masyarakat Inhu"
Rengat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau mengakhiri roadshow jilid II di Jakarta 2026.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama rombongan mengunjungi Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Jakarta, Jumat.
"Kunjungan itu untuk memperkuat ekonomi masyarakat Inhu," katanya.
Roadshow teralhir didampingi Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, semua berjalan lancar.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Menteri Koperasi RI, Ferri Joko Mulyantono dan Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi.
Dalam pertemuan, disampaikan sejumlah usulan strategis mengenai pembinaan kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Inhu.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk memperkuat struktur ekonomi perdesaan secara mandiri dan berkelanjutan.
"Pertemuan dengan mengangkat persoalan lahan perkebunan kelapa sawit produktif yang berada di kawasan hutan," ujarnya.
Terutama, kawasan yang telah ditertibkan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), pasca-pencabutan status pengelolaan sebelumnya.
Sebab, lahan-lahan tersebut saat ini belum terkelola kembali, sehingga berpotensi rusak dan membuang hasil produksi sia-sia.
"Sebagai solusi konkret, Pemkab Inhu mengusulkan agar hak pengelolaan kebun sawit eks-penertiban tersebut dipercayakan kepada Koperasi Desa Merah Putih," sebutnya.
Pengelolaan secara maksimal dengan pola pengelolaan melalui koperasi desa akan memberikan dampak ekonomi yang masif. Selain itu juga dapat membuka lapangan kerja baru dan menaikkan pendapatan koperasi.
"Skema itu dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang signifikan, sehingga desa tidak lagi melulu bergantung pada dana transfer pemerintah pusat," ujar Bupati Ade Agus Hartanto.
Ia menambahkan, Kabupaten Inhu telah memiliki pilot project desa yang sukses mengelola perkebunan sawit secara mandiri lewat koperasi.
Pendapatan bersih yang dihasilkan dari pengelolaan tersebut bahkan mampu melampaui alokasi dana desa tahunan, membuktikan bahwa koperasi bisa menjadi motor utama kemandirian fiskal desa.
Gagasan Pemkab Inhu itu mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Koperasi RI, Ferri Joko Mulyantono, katanya, setakat ini kementerian tengah memacu seluruh daerah untuk mempercepat penguatan KDMP dengan target capaian pembentukan 100 persen di seluruh desa dan kelurahan pada 2026.
Menteri Koperasi, menilai usulan tersebut sangat sesuai dengan arah kebijakan pusat terkait hilirisasi komoditas berbasis kerakyatan.
Jika program tersebut sukses berjalan di Inhu, kawasan iru berpeluang besar menjadi percontohan nasional dalam tata kelola sawit berbasis komunitas.
Sebagai bentuk dukungan, lanjutnya, Menteri Koperasi turut mengundang Bupati Inhu untuk menghadiri peluncuran pabrik pengolahan kelapa sawit kelolaan koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 12 Agustus 2026 mendatang.
Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang bagi Pemkab Inhu untuk berbagi inovasi mengenai rencana implementasi KDMP di sektor sawit.
Untuk diketahui, menandai berakhirnya agenda roadshow, Bupati Ade Agus Hartanto turut memperkenalkan berbagai produk unggulan UMKM Inhu kepada Menteri Koperasi RI.
Produk lokal tersebut diproyeksikan dapat dipasarkan melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih guna mendongkrak daya saing dan ekonomi kreatif.
Pewarta : Asripilyadi
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

