Logo Header Antaranews Riau

Korban tewas agresi Israel Gaza tembus 73.110 jiwa, ribuan tertimbun

Kamis, 9 Juli 2026 17:02 WIB
Image Print
Arsip foto - Warga Palestina yang kembali ke rumah mereka disambut dengan kehancuran parah saat mereka mulai kembali ke rumah mereka di Kota Gaza, Gaza, seiring berlakunya gencatan senjata di Jalur Gaza pada 10 Oktober 2025. ANTARA/Abdalhkem Abu Riash - Anadolu Agency / pri.

Gaza (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza terus meningkat. Sumber-sumber medis setempat melaporkan, sedikitnya 73.110 orang telah meninggal dunia sejak serangan dimulai pada Oktober 2023, sementara 173.599 orang lainnya mengalami luka-luka.

Mayoritas korban dilaporkan merupakan perempuan dan anak-anak. Meski kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan sejak 11 Oktober, laporan dari lapangan menyebutkan pasukan Israel masih melakukan pelanggaran terhadap perjanjian tersebut.

Sumber medis Gaza memperingatkan bahwa angka korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi. Banyak korban masih tertahan di bawah puing-puing bangunan yang hancur, sementara keterbatasan akses membuat tim penyelamat dan ambulans kesulitan melakukan evakuasi.

Dalam 24 jam terakhir, sedikitnya delapan jenazah dan 17 korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Gaza untuk mendapatkan penanganan.

Sejak gencatan senjata diberlakukan, jumlah korban tambahan tercatat mencapai 1.084 orang meninggal dunia dan 3.491 orang terluka. Selain itu, tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi sedikitnya 799 jasad dari bawah reruntuhan.

Situasi kemanusiaan di Gaza masih menjadi perhatian dunia, seiring upaya penyelamatan korban yang terus berlangsung di tengah kondisi infrastruktur yang rusak parah.

Sumber: WAFA
Penerjemah: Asri Mayang Sari




Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026