Logo Header Antaranews Riau

Pekanbaru bidik Zero Stunting, Pemko perkuat gerakan intervensi gizi anak

Rabu, 8 Juli 2026 14:10 WIB
Image Print
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. (ANTARA/HO-Humas Pemko Pekanbaru)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kota bebas stunting. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan berbagai program intervensi gizi akan terus berjalan hingga tidak ada lagi anak-anak di Kota Bertuah yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan asupan gizi.

Agung menyebut, penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Mulai dari perangkat daerah, kader Posyandu, dunia usaha, hingga masyarakat, semua memiliki peran dalam memastikan anak-anak Pekanbaru tumbuh sehat dan optimal.

“Tidak boleh ada anak Pekanbaru yang gizinya kurang. Kebutuhan gizinya harus terpenuhi secara lengkap. Target kita zero anak stunting,” tegas Agung, Rabu (8/7/2026).

Untuk mencapai target tersebut, Pemko Pekanbaru terus memperkuat intervensi melalui pemberian makanan tambahan, pemenuhan asupan gizi, serta pendampingan terhadap keluarga yang memiliki risiko stunting.

Selain program pemerintah, Pemko juga membuka ruang kolaborasi dengan badan usaha melalui program orang tua asuh. Perusahaan maupun pihak swasta dapat berkontribusi dengan memberikan dukungan anggaran untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak yang mengalami stunting hingga kondisi mereka membaik.

“Ini menjadi gerakan kebaikan bersama. Masyarakat dan dunia usaha bisa ikut mengambil peran dengan membantu anak-anak yang membutuhkan dukungan gizi,” ujar Agung.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan Pemko Pekanbaru bersama kader Posyandu pada tahun 2025, masih ditemukan ribuan balita yang mengalami stunting maupun masalah gizi. Data tersebut menjadi dasar pemerintah untuk melakukan langkah cepat melalui pemberian vitamin, makanan tambahan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

Agung menegaskan, upaya menghapus stunting bukan sekadar program pemerintah, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Pekanbaru yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kita targetkan Pekanbaru bisa zero stunting. Ini adalah misi kemanusiaan untuk menyiapkan generasi masa depan yang tangguh,” pungkasnya.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026