
Gandeng Bandung, Wako Agung bidik Pekanbaru naik kelas jadi kota berdaya saing nasional

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi memperkuat langkah menuju kota modern dan berdaya saing tinggi. Melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Bandung, Pemko Pekanbaru membuka peluang percepatan pembangunan di berbagai sektor untuk mewujudkan Ibu Kota Provinsi Riau yang semakin maju dan sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemko Pekanbaru dan Pemko Bandung yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (8/7/2026).
Kerja sama antar daerah ini menjadi langkah strategis bagi Pekanbaru untuk memperluas jejaring pembangunan, memperkuat inovasi pemerintahan, meningkatkan daya saing ekonomi, serta mengadopsi berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan Kota Bandung.
Usai penandatanganan MoU, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari pelayanan publik, investasi, transformasi digital pemerintahan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penataan kawasan perkotaan, ekonomi kreatif, hingga penguatan konektivitas antar wilayah.
“Bandung merupakan salah satu kota yang dikenal memiliki banyak inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota. Banyak hal yang bisa kita pelajari, adaptasi, dan kolaborasikan agar Pekanbaru terus tumbuh serta mampu sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia,” ujar Agung.
Menurutnya, kerja sama ini bukan hanya tentang pertukaran pengalaman, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk menghadirkan berbagai peluang baru bagi masyarakat Pekanbaru.
Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara pada 17 September mendatang. Momentum ini dinilai menjadi peluang besar untuk menghidupkan kembali konektivitas udara langsung antara Pekanbaru dan Bandung.
“Kami menyambut baik dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara. Bersama Pemko Bandung, kami akan mendorong agar rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandung maupun Bandung–Pekanbaru dapat kembali dibuka,” kata Agung.
Ia menjelaskan, keberadaan jalur penerbangan langsung akan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat, dunia usaha, sektor pendidikan, pariwisata, hingga pelayanan pemerintahan.
“Bandung memiliki kekuatan di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, perdagangan, dan pariwisata. Dengan konektivitas yang semakin baik, peluang kerja sama investasi, UMKM, kesehatan, pendidikan, dan berbagai sektor lainnya akan semakin terbuka,” jelasnya.
Agung menilai, terbukanya akses langsung Pekanbaru-Bandung juga akan memberikan keuntungan ekonomi bagi kedua daerah. Pekanbaru berpotensi mendapatkan peningkatan kunjungan wisatawan dan pelaku usaha dari Jawa Barat yang akan berdampak positif terhadap sektor hotel, kuliner, hiburan, event, serta peningkatan PAD.
Di sisi lain, kerja sama ini juga diyakini mampu memperkuat hubungan ekonomi antara Pulau Sumatera dan Jawa melalui peningkatan distribusi barang, perdagangan, dan efisiensi mobilitas pelaku usaha.
Pemko Pekanbaru, lanjut Agung, siap memberikan kemudahan bagi investor dan pelaku usaha asal Bandung yang ingin mengembangkan bisnis di Pekanbaru. Pemerintah daerah terus mendorong sistem perizinan digital yang cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian layanan.
Selain sektor ekonomi, Pekanbaru juga akan memanfaatkan kerja sama ini untuk mempelajari berbagai inovasi Kota Bandung, seperti strategi peningkatan PAD, pengelolaan kawasan perkotaan, penataan ruang publik, taman kota, jaringan utilitas, pengembangan pemerintahan digital, serta peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
Kerja sama kedua daerah juga mencakup bidang pendidikan dan kesehatan. Salah satunya membuka peluang kemudahan akses layanan bagi masyarakat Pekanbaru yang berada di Bandung, termasuk para mahasiswa yang menempuh pendidikan di kota tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut positif kerja sama yang terjalin. Ia menyebut kolaborasi antar daerah menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan melalui pertukaran inovasi dan pengalaman.
Farhan mengapresiasi berbagai langkah perubahan yang dilakukan Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho. Menurutnya, berbagai inovasi yang dijalankan menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru. Banyak program yang mendapat respons positif dari masyarakat. Ini menunjukkan semangat perubahan yang baik, dan tentu banyak hal yang bisa kita pelajari bersama melalui kerja sama ini,” ungkap Farhan.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi segera diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua kota.
Menutup pertemuan tersebut, Agung menegaskan bahwa kerja sama Pekanbaru-Bandung merupakan bagian dari upaya besar membangun kota yang lebih maju dan kompetitif.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata membangun jejaring antar daerah untuk mempercepat kemajuan Pekanbaru, meningkatkan pelayanan masyarakat, memperkuat ekonomi, memperluas investasi, dan membawa Pekanbaru menjadi kota yang setara dengan kota-kota besar di Indonesia,” pungkas Agung.
Pewarta : Darto
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

